Posted on

6 Langkah Mencari Topik untuk Audiens Anda

6 Langkah Mencari Topik untuk Audiens Anda - Kontenesia

Menjadi blogger akan melahirkan konsekuensi untuk terus menulis. Ketika Anda memiliki audiens tertentu, maka Anda harus menulis hanya pada topik yang dianggap menarik oleh audiens Anda.

Namun, topik yang menarik untuk Anda, belum tentu menarik untuk audiens Anda. Karenanya, Anda harus melakukan sedikit riset untuk mencari tahu apa yang audiens Anda ingin ketahui. Berikut, adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:

Langkah 1: Jangan tertukar antara “audiens” dengan “teman kerja”

Terkadang ketika kita sedang mendulang ide untuk membuat konten, kita sering masuk ke dalam “peer-mode.” Itu adalah keadaan ketika kita berpikir bahwa konten yang akan kita buat akan menjadi konten yang menarik di industri kita.

Jangan tertukar antara “audiens” dengan “teman kerja” - kontenesia
Jangan tertukar antara “audiens” dengan “teman kerja” – Kontenesia

Dan ketika Anda berpikir seperti itu, Anda harus mencoba menjawab pertanyaan ini: Apakah konten yang Anda dan rekan kerja Anda anggap menarik, otomatis juga dianggap menarik oleh audiens Anda?

Selalu pastikan bahwa topik yang akan Anda angkat merupakan topik yang menarik dan menjadikan konten Anda worth-reading untuk audiens Anda, bukan untuk Anda dan rekan kerja Andan saja.

Langkah 2: “Investigasi” singkat audiens

Cara terbaik untuk mencari tahu apa yang audiens Anda benar-benar inginkan adalah dengan langsung mencari tahu tentang hal tersebut.

Perhatikan pertanyaan yang mereka tanyakan, persoalan yang sedang mereka hadapi, solusi yang mereka cari. Gali lebih dalam dengan melihat komentar-komentar dalam postingan audiens Anda untuk mencari tahu topik/masalah apa yang mereka bicarakan.

Untuk mendapatkan info ini, Anda dapat mengeksplorasi situs-situs yang membahas Q&A (Questions and Answers) seperti Qu0ra dan Yahoo! Answers. Anda juga dapat mengunjungi laman (page) figur yang statusnya banyak dibagi oleh pengguna media media sosial, untuk mencari tahu topik apa yang sedang happening di masyarakat, atau menarik untuk diangkat menjadi topik konten Anda berikutnya.

Langkah 3: Analisis konten yang ada sebelum (memutuskan untuk) menulisnya

Analisis konten yang ada sebelum (memutuskan untuk) menulisnya - Kontenesia
Analisis konten yang ada sebelum (memutuskan untuk) menulisnya – Kontenesia

Jangan membuat konten yang memiliki tingkat kemiripan tinggi dengan konten yang pernah ada atau sudah banyak tersebar. Umumnya pembaca tidak ada yang tertarik untuk membaca hal yang sama dua kali. Mereka akan tertarik untuk membaca konten dengan topik yang sama jika mereka pikir konten tersebut menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Informasi tambahan. Fakta atau perspektif yang berbeda. Karena itu, selalu tanya diri Anda “Apa yang dapat saya kembangkan dari informasi yang telah banyak diketahui oleh masyarakat? Pertanyaan apa yang belum terjawab? Bagaimana saya dapat menempatkan perspektif saya dalam topik ini?

Langkah 4: Hubungkanlah selalu topik dengan minat dan kebutuhan audiens

Ketika Anda mencoba menulis konten untuk audiens, bayangkan bagaimana bentuk konten yang sesuai dengan keinginan mereka. Buatlah seinformatif mungkin dengan gaya bahasa yang diramu sedemikian rupa sehingga pas dengan selera mereka.

Anda tentu saja perlu menambahkan perpektif, latar belakang, opini, dan sentuhan khas Anda pada konten yang Anda buat. Namun semua itu harus Anda sesuaikan dengan selera mereka. Jika audiens Anda adalah remaja, Anda harus memberikan perspektif yang singkat dengan gaya bahasa yang ringan dan kekinian. Berbeda jika audiens Anda adalah profesional muda dengan rentang usia 30-40-an. Perspektif yang Anda berikan tentunya harus perspektif yang berbobot, logis dalam alur yang mudah dimengerti, namun tetap mencerminkan intelektualitas.

Karena itu, sebelum Anda menaruh perspektif, latar belakang, opini dan fitur lainnya dalam konten Anda, kenali dulu perilaku audiens Anda. Cari tahu bagaimana cara mereka berkomunikasi. Anda bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait perilaku target pembaca dengan meneliti akun media sosial yang umum mereka gunakan. Buat akun di media sosial tersebut dan observasi bagaimana mereka berkomunikasi saat membahas isu-isu tertentu.

Langkah 5: Fokus

Fokus - 6 Langkah Mencari Topik untuk Audiens Anda - Kontenesia
Fokus – 6 Langkah Mencari Topik untuk Audiens Anda – Kontenesia

Jika Anda merasa Anda memiliki beberapa topik yang dapat dibahas dalam satu konten, sebaiknya pisahkan topik-topik tersebut. Cobalah untuk berfokus hanya pada satu topik untuk setiap tulisan. Jika Anda bingung tentang topik yang ingin Anda angkat, lakukanlah riset dengan mencari tahu apa yang sedang happening. Setelah Anda mengetahui topik yang akan Anda tulis, pikirkan bagaimana menyampaikan topik tersebut sehingga audiens Anda akan mendapatkan informasi dan/atau perpektif baru dalam cara yang mereka inginkan.

Langkah 6: Bantu pembaca Anda untuk memecahkan masalah mereka

Ketika menulis konten, Anda tentunya mengharapkan konten tersebut menjadi konten yang bernilai. Dan konten yang bernilai hendaknya menolong pembaca untuk mencapai sesuatu (apakah itu berupa tujuan yang spesifik, perubahan dalam gaya hidup, atau bahkan pergeseran cara pandang). Namun mencapai sesuatu merupakan sebuah proses. Dan proses bukanlah hal yang mudah untuk kebanyakan dari kita. Karenanya, buatlah proses itu menjadi suatu hal yang mudah dan dapat dilakukan dengan usaha yang tidak membutuhkan banyak energi dan waktu.

Bantu pembaca Anda untuk memecahkan masalah mereka - Kontenesia Jasa Penulis Artikel
Bantu pembaca Anda untuk memecahkan masalah mereka – Kontenesia

Konten tentang menurunkan berat badan misalnya. Akhir dari konten tersebut pastilah memotivasi pembaca untuk melakukan tips yang disodorkan agar mencapai berat badan yang ideal. Agar pembaca Anda mau “melakukan” tantangan Anda, buatlah tips menurunkan badan yang sepraktis mungkin agar mereka termotivasi untuk melakukannya. Ketika akhirnya mereka termotivasi lalu melakukan tips yang Anda berikan hingga mereka mencapai berat badan yang ideal, maka Anda telah berhasil memberikan solusi atas masalah audiens Anda.

Bagaimana? Mudah kan langkah-langkah di atas? Tentu saja tips tersebut akan selalu dapat Anda modifikasi dengan gaya kerja Anda. Kombinasikan tips menulis konten yang paling manjur untuk audiens Anda, dan aplikasikanlah. Jadikan itu konsisten, dan Anda pun akan menuai hasilnya.

2 thoughts on “6 Langkah Mencari Topik untuk Audiens Anda

  1. yang dimaksud dengan audiens itu pengunjung tetap kita ya gan?

  2. sangat menarik gan.. thank ilmunya… kalo cara investigasi konten gimana yah..? apa cukup dengan keyword planner atau ada trik lain yang lebih mudah dan baik..? >mohon pencerahannya..?..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *