Posted on

Meniru secara Baik. Cara Efektif Jasa Penulis Artikel Menghindari Plagiat

Cara Efektif Jasa Penulis Artikel Menghindari Plagiat

Untuk menghindari bualan dan demi kualitas isi tulisan, seorang penulis artikel tentu membutuhkan banyak referensi data dan fakta untuk dijadikan bahan tulisan. Lalu, bagaimana caranya agar—meskipun ide dan gagasan tersebut bersumber dari referensi—namun orisinalitas tulisan tetap terjaga? Apakah dengan referensi berarti kita menulis dengan buah pikiran orang lain?

Berikut beberapa hal penting yang diterapkan oleh sejumlah jasa penulis artikel, terkait proses kreatif dan plagiasi yang perlu Anda ketahui.

Perbanyak Bacaan sebagai Referensi

Jika diibaratkan, dalam proses produksi, “membaca referensi” itu serupa dengan “mencari bahan baku”. Sedangkan tahap “menulis”-nya sendiri lebih seperti “proses produksi” guna menghasilkan produk. Artinya, kreativitas yang baik harus selalui dimulai dari banyaknya pengetahuan tentang hal-hal yang sudah ada. Semakin banyak meneliti dan melakukan perbandingan, semakin banyak pula gagasan untuk membentuk karya baru lain dengan orisinalitas yang tak kalah tinggi. Karena standar orisinalitas dalam penulisan bukan berarti tidak melakukan perbandingan dengan karya orang lain.

Jadi, seorang penyedia jasa penulis artikel juga harus hebat dalam melakukan riset, karena hasil riset itulah yang nantinya akan dijadikan bahan untuk diolah secara kreatif.

Meniru yang baik, cara Efektif Jasa Penulis Artikel Menghindari Plagiat

Meniru Itu Tidak Salah

Pada dasarnya, meniru tidak selamanya berdenotasi negatif. Dalam ranah kepenulisan, meniru juga tidak selalu identik dengan plagiarisme. Meniru bisa menjadi tindakan kreatif selama Anda menghayatinya sebagai cara menggali mutiara dari lumpur tanpa harus membawa lumpurnya. Tentu, hal ini jelas berbeda dengan meniru dalam pengertian mengambil mutiara sekaligus lumpurnya—yang artinya hanya mampu meniru secara saklek.

Meniru yang baik adalah meniru hanya dalam konteks mengambil ilmu teknik kepenulisan, atau mengambil substansi isi tulisan. Meniru dengan cara ini akan membantu mengembangkan kedewasaan menulis dalam diri seorang penulis.

Seorang penulis harus berpegang teguh bahwa sejatinya menulis adalah proses dan kegiatan kreatif. Jadi, mustahil hanya dengan meniru secara saklek melalui adopsi, akan dihasilkan sebuah karya yang baik dan berkualitas.

Menciptakan Sudut Pandang (Angle) yang Unik dan Berbeda

Kaitannya dengan kreativitas, sudut pandang akan membantu seorang penulis untuk memghasilkan persepsi yang berbeda. Yang kemudian, hal ini akan bermuara pada lahirnya ide dan gagasan baru. Sudut pandang juga dapat diartikan sebagai sudut terpenting yang akan Anda hadirkan kepada pembaca. Dan dengan format tertentu ini, Anda bisa menyuguhkan tulisan yang menarik serta berbeda dari tulisan yang telah ada sebelumnya.

Cara Jasa Penulis Artikel Menghindari Plagiat

Merangkai Gagasan-Gagasan

Semakin banyak referensi dan perbandingan yang digunakan penulis, akan semakin banyak pula ide dan gagasan yang berserak, untuk kemudian bisa dirangkai menjadi sebuah tulisan. Pada proses inilah, dibutuhkan efektivitas dalam penggunaan kalimat dalam menyusun paragraf. Karena umumnya, pembaca—dunia maya/digital—tidak suka berlama-lama dalam membaca sebuah tulisan.

Jadi, sebisa mungkin penulis harus mampu menemukan teknik penulisan yang efektif dan mudah dipahami. Penulis juga harus mampu mengorganisasi ide agar diejawantahkan dengan lebih jelas. Karena ide, betapa pun menariknya, sehebat apa pun itu, jika tidak dikelola dengan baik niscaya akan terbuang percuma. Sebaliknya, ide kecil jika diberikan perhatian khusus, maka tidak mustahil akan menjadi sebuah tulisan yang baik.

Memparafrasakan Kalimat

Langkah terakhir sekaligus yang terpenting agar sebuah tulisan tidak terdeteksi plagiat adalah dengan parafrasa. Parafrasa sendiri merupakan pengungkapan konsep atau isi teks dengan cara lain, tanpa harus mengubah makna dan substansi. Caranya, pahami terlebih dulu isi teks dan alur berpikirnya secara keseluruhan. Temukan ide-ide pokok serta pahami makna teks, baik yang tersirat maupun yang tersurat. Kemudian, tuliskan kembali dengan bahasa dan gaya penulisan khas si penulis sendiri.

Nah, itulah beberapa cara meniru secara baik yang bisa Anda terapkan sebagai seorang penulis artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *