Posted on

Bingung Cari Konteks Gambar untuk Blog? Ikuti 3 Cara Sarat Manfaat untuk Mendapatkan Konteks Gambar Blog Terbaik!

Gambar yang Anda Pilih Harus Tampak Menonjol

Setiap gambar membutuhkan konteks untuk menempatkannya agar makna dari gambar tersebut dapat diinterpretasikan dengan jelas oleh semua orang. Pada blog, penempatan gambar ini sangatlah penting. Jika penempatannya tepat, maka gambar tersebut akan mendukung konten yang Anda buat. Sebaliknya, jika gambar yang Anda tempatkan tidak sesuai, maka gambar itu justru akan mengurangi kualitas isi postingan Anda. Lalu bagaimanakah panduan untuk memilih gambar yang mendukung isi postingan?

Berikut adalah 3 tips singkat yang akan membantu Anda memilih dan memasukkan konteks gambar yang tepat untuk blog Anda.

Memahami Isi yang Terkandung di dalam Konten

Memahami Isi yang Terkandung di Dalam Konten
Memahami Isi yang Terkandung di Dalam Konten / Kontenesia / tekno.ensiklo.com

Langkah yang pertama adalah memahami isi yang terkandung di dalam konten yang Anda buat. Apa poin besarnya? Dan bagian manakah yang perlu diberikan penekanan dengan gambar ilustrasi? Setelah Anda mengetahui jawabannya, barulah Anda bisa mencari gambar yang tepat untuk menguatkan narasi Anda.

Caption Pada Gambar Harus Menjadi Kesatuan yang Mendukung Konten

Caption Pada Gambar Harus Menjadi Kesatuan yang Mendukung Konten
Caption Pada Gambar Harus Menjadi Kesatuan yang Mendukung Konten / Kontenesia / puteka85.blogspot.com

Ketika Anda menulis tentang indahnya kasih sayang seorang ibu dan melengkapinya dengan gambar atau foto seekor singa betina dengan anaknya yang sedang menikmati waktu santai di alam terbuka, pembaca akan merasa terhibur dan akan melihat gambar tersebut sebagai pendukung tulisan yang Anda buat. Namun jika pada gambar tersebut Anda menambahkan caption “Kebun binatang Gembira Loka sedang direnovasi”, kira-kira apa reaksi dari pembaca? Kemungkinan pembaca Anda akan mengernyitkan dahi dan membatin “Apa hubungannya?”

Ya, apa hubungan antara kasih sayang seorang ibu dengan renovasi kebun binatang? Mungkin caption itu Anda dapatkan dari sumber tempat Anda mengambil gambar tersebut. Namun bukan berarti keterangan asli tersebut dapat terus Anda sematkan pada gambar. Jika keterangan asli tidak mendukung konten, sebaiknya Anda tidak menggunakannya. Lebih baik bentuk kata-kata lain yang akan menjadi pengait antara gambar dan konten, dan jadikan itu sebagai caption. Caption seperti itu akan mendukung konten yang ditulis dan memperkuat tulisan Anda dan membantu optimalisasi oleh mesin pencari.

Gambar yang Anda Pilih Harus Tampak Menonjol

Gambar yang Anda Pilih Harus Tampak Menonjol
Gambar yang Anda Pilih Harus Tampak Menonjol / Kontenesia / brotoadmojo.com

Membuat gambar Anda tampak menonjol bukanlah hal yang mudah. Sosial media sudah terlalu penuh dengan gambar, baik itu berupa foto atau animasi. Namun, jangan khawatir. Ada metode sederhana yang dapat Anda ikuti untuk mendapatkan hasil akhir gambar yang tampak menonjol. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan:
Warna – Pemilihan warna sangat dipengaruhi oleh isi konten yang Anda tulis. Jika Anda menuliskan konten tentang motivasi, maka warna-warna cerah yang didominasi kuning (sebagai simbol harapan) akan membantu pembaca mendapatkan pesan dari tulisan Anda. Sebaliknya, jika Anda menulis tentang hal yang berkaitan dengan masa lalu, maka hitam-putih akan lebih cocok dibandingkan warna-warna cerah. Karena hitam-putih sering kali dianggap sebagai warna yang menggambarkan masa lalu.

Gambar yang menakjubkan – Carilah gambar yang mampu membuat pembaca terpesona. Gambar-gambar yang menakjubkan ini dapat Anda peroleh di internet jika Anda bersedia meluangkan waktu dan energi untuk mencarinya. Untuk menghemat waktu dan energi Anda, gunakanlah kata kunci (keyword) yang tepat saat mencari gambar yang Anda inginkan. Kata kunci yang tepat akan membantu Anda mendapatkan gambar yang Anda inginkan dalam waktu singkat, sehingga akan menghemat waktu dan tenaga Anda.

Menyelipkan humor – menyelipkan humor ke dalam gambar dapat dilakukan dalam bentuk gambar meme. Gambar yang memancing tawa biasanya disukai pembaca. Namun Anda harus berhati-hati dalam menyelipkan humor ke dalam gambar. Tidak semua isi konten cocok disematkan gambar yang bernuasa jenaka. Selalu sesuaikan gambar dengan isi konten yang akan posting. Ingat selalu bahwa keberadaan gambar adalah untuk mendukung isi konten dan bukan sebaliknya.

Bagaimana? Sederhana bukan. Mudah pula untuk diaplikasikan. Namun tips di atas tentu saja bukanlah panduan sempurna untuk mendapatkan konteks gambar terbaik untuk blog. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang konteks gambar untuk blog, cobalah untuk membuka blog-blog terkenal dan lihat isi kontennya. Perhatikan isi dari konten dan gambar yang menyertainya. Komponen apa saja yang Anda lihat di sana? Silakan mulai mengobservasi. As Roman wasn’t built in a day, teruslah bereksplorasi untuk mendapatkan konteks gambar terbaik untuk blog Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *