Posted on

Cara Buat Blog Dengan Artikel Panjang atau Pendek?

Menarik Perhatian Pembaca

Panjang-pendek postingan blog sering menjadi pertanyaan para blogger. Tak jarang hal ini menjadi perdebatan. Tetapi, ada banyak data yang membuktikan harus sepanjang apa postingan blog yang terbaik. Pasti ada kelemahan dan kelebihan pada masing-masing artikel panjang maupun pendek. Tapi tentu saja, sebagai blogger, tujuan utama Anda adalah membuat postingan yang mengundang traffic tinggi. Jadi, manakah yang terbaik? Konten yang panjang atau yang pendek?

Mesin Pencari Menyukai Artikel yang Panjang

Postingan blog yang panjang rata-rata memiliki jumlah kata antara 1000 sampai 3000. Artikel yang memiliki jumlah kata banyak memang terasa memusingkan mata dan menimbulkan rasa malas untuk membaca. Tetapi, artikel panjang juga mampu mendulang keuntungan. Keuntungan artikel panjang di antaranya:

Konten Pilar yang Mendatangkan Traffic Jangka Panjang

Konten Pilar yang Mendatangkan Traffic Jangka Panjang
Konten Pilar yang Mendatangkan Traffic Jangka Panjang / Kontenesia / www.marketeer.kapost.com

Traffic adalah banyaknya pengunjung yang datang ke website Anda. Traffic merupakan strategi. yang menjadi kunci kesuksesan sebuah website.
Artikel yang panjang adalah strategi yang tepat untuk menyajikan konten blog karena tujuan seseorang mencari sesuatu adalah ingin mengetahuinya secara tuntas. Inilah yang disebut artikel pilar, yaitu sesuatu yang penting bagi blog. Semakin panjang artikel, semakin banyak pula kata kunci (keyword) yang terjaring oleh mesin pencari.

Ada yang akan lebih menguntungkan lagi, yaitu artikel yang panjang ditambah kualitas yang bagus. Tidak diragukan lagi, kombinasi kedua hal tersebut akan membuat blog Anda kebanjiran pengunjung. Traffic Anda pasti akan terus melonjak.

Mengupas Informasi yang lebih Banyak untuk Pembaca

Mengupas Informasi yang lebih Banyak untuk Pembaca
Mengupas Informasi yang lebih Banyak untuk Pembaca / Kontenesia / www.ikeepsafe.org

Menyampaikan sesuatu secara detail dan mendalam adalah bagian dari menyampaikan informasi yang baik. Idenya mungkin sederhana saja, tapi kita membutuhkan 1000 kata atau lebih untuk mengupasnya secara tuntas. Dengan artikel panjang dan kejelasan semua isinya, pembaca tidak harus mencari-cari lagi sesuatu yang masih menjadi pertanyaan. Sebagian pembaca juga mencari artikel yang lebih panjang untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Tetapi ada yang harus Anda ketahui, artikel yang terlalu panjang dan bertele-tele akan membuat pembaca bosan. Tak jarang pembaca akan melewatkan beberapa bagian di dalam artikel. Jadi Anda harus membuat artikel panjang ini semenarik mungkin dan syarat akan informasi.

Plus-Minus Postingan Pendek

Menarik Perhatian Pembaca

Menarik Perhatian Pembaca
Menarik Perhatian Pembaca / Kontenesia / www.trafficcrow.com

Membaca artikel yang singkat, padat, ringkas, dan terlihat menarik memang menjadi favorit pengunjung. Hal itu dikarenakan, pembaca online hanya mempunyai perhatian yang singkat. Seseorang hanya bisa berkonsentrasi pada artikel sekitar 2 menit. Selanjutnya, mereka akan berkonsentrasi pada bagian yang berkualitas saja. Mereka akan membaca sampai akhir artikel, jika menurutnya artikel itu bermanfaat.

Tetapi, jika artikel tersebut kualitasnya biasa-biasa saja, mereka akan mencari artikel lain. Menulis artikel pendek memang ringan tapi hanya akan memikat perhatian pembaca di awal. Dengan memilih artikel yang pendek, bisa jadi ide yang harusnya digali secara mendalam malah tidak tersampaikan. Selain itu, pembaca kerap bingung jika hal-hal yang dituliskan cuma intinya saja.

Memudahkan untuk Menulisnya

Memudahkan untuk Menulisnya
Memudahkan untuk Menulisnya / Kontenesia / www.blogeasyway.com

Siapa yang tidak jenuh berhadapan dengan laptop berjam-jam? Ya, tentu saja jenuh. Apalagi jika Anda adalah orang yang kekurangan ide. Menulis ribuan kata, rasanya berat. Sebagian blogger, bisa jadi Anda memilih untuk menulis artikel yang pendek, ringan, tetapi rutin untuk dipublikasikan untuk memanjakan pembaca yang menjadi audiens langganan.

Untuk lebih memberi pencerahan mengenai panjangnya postingan blog yang terbaik, simak kebenaran mengenai hal terkait:
Secara teori, konten yang panjang memiliki kesempatan lebih baik untuk terjaring oleh mesin pencari.
Postingan blog panjang bisa jadi lebih berkualitas, karena penulis bisa membahas topik secara lebih mendalam dan menuangkan sudut pandangnya dengan lebih komprehensif.

Pembaca cenderung lebih mementingkan kualitas isi artikel daripada panjang-pendek tulisan. Artikel yang panjang pun, akan terus dibaca jika isinya memang menarik.
Orisinalitas itu penting. Anda harus menulis sebagai diri Anda, bukan orang lain.
Jenis postingan akan berhubungan dengan seberapa panjang Anda perlu menuliskannya. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk menulis postingan yang panjang jika keperluannya memang singkat.

Kesimpulan

Sudah semakin jelaskah mengenai sepanjang apa postingan blog yang terbaik? Artikel panjang tapi asal-asalan tidak akan mengundang pembaca sebanyak yang Anda inginkan. Tetaplah perhatikan kualitas, tapi iringi dengan kuantitas. Kualitas dan kuantitas akan mendorong blog Anda maju dan banjir pembaca.
Sebagai seorang blogger, Anda mungkin mengalami sedikit frustrasi jika traffic rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi untuk meraih traffic tinggi. Artikel ini menunjukan bahwa pendekatan strategi yang baik adalah dengan konten yang panjang tetapi berkualitas. Ingat, tujuan Anda menjadi blogger adalah mengisi dunia dengan informasi yang berguna, bukan dengan jumlah kata sebanyak-banyaknya.

Nah, semoga uraian tentang sepanjang apakah postingan blog terbaik ini bisa menjawab pertanyaan Anda. Jika baru terbiasa menulis artikel pendek nan menarik, tidak ada salahnya Anda mulai mencoba menulis artikel panjang nan berkualitas. Yang terpenting adalah, apa yang Anda tulis itu bermanfaat. Teruslah menjadi blogger sejati, meraih traffic tinggi tanpa melupakan tujuan dan niat baik. Selamat bertugas untuk memberi informasi sepenuh hati!