Posted on

Memahami Cara Kerja Mesin Pencari dan 7 Poin Penyebab Blog Anda Tidak Terdeteksi Mesin Pencari

Memahami Cara Kerja Mesin Pencari dan 7 Poin Penyebab Blog Anda Tidak Terdeteksi Mesin Pencari - Kontenesia

“Apa yang kamu mau, ada di aku.”

Kurang lebih itulah yang timbul dalam “benak” browser ketika kita mencari sesuatu di halaman mesin pencari. Hanya dengan mengetikkan apa yang ingin kita ketahui, maka keluarlah jawaban yang dicari, cara kerja yang sangat mudah. Tapi bagaimana sebenarnya cara kerja mesin pencari? Berikut uraian yang akan bermanfaat bagi Anda:

Mesin pencari adalah favorit setiap kalangan. Ibarat kantong ajaib, melalui halaman mesin pencari, kita bisa menemukan hal-hal yang belum kita ketahui. Mulai dari hal yang positif, sampai hal yang negatif.

Sebagian dari kita bahkan terkagum-kagum dengan banyaknya pengetahuan yang dikelola mesin pencari. Sebut saja salah satunya. Google, adalah salah satu yang terpopuler.

Meski bukan yang lahir pertama, Google semakin menguat di era tahun 2000. Dibandingkan Yahoo dan Altavista, mesin pencari Google lebih mumpuni soal akses-mengakses informasi. Kelengkapan informasi dan sumber informasinya sanggup menggeser mesin pencari lainnya. Bahkan menurut survei dari Wikipedia.com, 90% pengguna internet memilih untuk menggunakan Google setiap kali mereka berselancar di dunia maya. Dalam hal mencari situs, data, artikel, atau pun mengunduh informasi. Tidak tanggung-tanggung. Mulai dari urusan dunia hiburan, soal ujian, iklan, belanja online, sampai ke urusan belajar agama. Tidak ada yang luput dari halaman Google.

Karena kemudahannya dalam mengakses informasi, mesin pencari diibaratkan dewa penolong bagi mereka yang menggunakan internet. Bahkan, kredibilitas suatu organisasi atau institusi pun dapat dilihat dari seberapa mudah mereka dicari melalui internet dengan menggunakan mesin pencari. Masuk halaman pertama dari hasil pencarian menjadi penghargaan yang luar biasa sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap situs tersebut. Padahal memenangkan posisi halaman pertama sebenarnya bisa disiasati. Ada strategi yang bisa dilakukan oleh siapa pun yang mau belajar optimalisasi mesin pencari. Istilah kerennya, search engine optimization (SEO).

SEO adalah satu dari sekian strategi yang umum dilakukan jika ingin menjadi jawara hasil pencarian di dunia maya. Strategi agar bisa diakses lebih dulu dibandingkan situs-situs lainnya. Tentu untuk memulai SEO harus memahami dulu bagaimana cara kerja dari si mesin pencari ini.

Mempelajari, mengetahui, dan memahami proses kerja mesin pencari itu susah-susah gampang. Bagi mereka yang belum tahu manfaat apa yang bisa diperoleh dari SEO, mungkin tidak terpikir untuk melirik cara kerja mesin pencari.

Secara umum, seluruh mesin pencari melakukan hal yang sama. Hanya saja, ada halaman mesin pencari yang mampu mengakses lebih banyak informasi dibandingkan yang lain, karena kekuatan situsnya (seperti Google). Berikut adalah penjabaran cara kerja mesin pencari:

Menggeledah internet berdasarkan kata kunci

Ketika seorang pengguna internet membutuhkan informasi mengenai sesuatu, maka mereka akan mengetikkan kata atau kalimat yang mereka butuhkan di mesin pencari. Kata atau kalimat ini adalah “kata kunci” (keyword). Saat itulah, perintah mencari pun dilaksanakan oleh mesin pencari. Kemudian, seluruh informasi yang berkaitan dengan kata kunci tadi akan disajikan ke hadapan kita.

Terkadang kita mengetikkan kalimat yang panjang dengan harapan informasi yang kita cari dapat langsung kita temukan. Padahal terkadang banyaknya kata yang dimasukkan hanya akan membuat filter terhadap informasi yang dicari jadi kurang akurat.

Misalnya, jika kita mencari “data penelitian pendidikan anak mengenai pemahaman EYD dalam Bahasa Indonesia,” kita tidak perlu mengetikkan kalimat utuh mengenainya. Melainkan, kita dapat memilih poin utama dari apa yang kita cari. Jadi, yang perlu kita ketik hanyalah “data pemahaman EYD” atau ”data pendidikan EYD.”

Kita juga dapat mencoba mencari informasi dengan cara memasukkan kombinasi kata di atas secara bergantian ke dalam mesin pencari. Kata yang kita masukkan akan membantu mesin pencari untuk menentukan informasi apa yang akan dia tampilkan terkait kata kunci. Bisa berupa berita, artikel dan lain-lain.

Menyimpan indeks dari kata hasil pencarian dan sumber informasinya

Mesin pencari akan secara otomatis menyimpan indeks kata yang pernah kita ketikkan. Efeknya, kita akan menjadi lebih mudah dalam mencari kata kunci dengan indeks kata yang serupa. Masing-masing indeks tersebut berkaitan dengan sumber informasi yang pernah diakses.

Bayangkan luasnya cakupan informasi yang tersimpan berdasarkan hasil pencarian seluruh orang di dunia. Jika suatu informasi pernah dicari di mesin pencari, maka informasi itu bisa dicari dan diakses pula oleh orang lain. Dan indeks ini akan menjadi dasar penentuan apakah kata kunci yang digunakan oleh mayoitas orang bernilai bid tinggi atau tidak.

Memberi rekomendasi kombinasi kata berdasarkan indeks

Mungkin kita pernah mengalaminya, ketika kita baru mengetikkan satu huruf, tapi sudah muncul pilihan kata hingga frasa sebagai pilihan pencarian. Itu adalah efek dari penyimpanan indeks kata kunci yang dilakukan oleh mesin pencari. Fungsinya adalah memudahkan pencarian, sekaligus mengarahkan kata kunci yang paling umum digunakan untuk informasi tertentu.

Dengan memahami cara kerja mesin pencari, umumnya pengelola website atau blog dapat melihat tren pencarian yang paling populer, baik secara lokal maupun global. Kata yang paling populer digunakan dapat menjadi kata kunci andalan bagi situs yang dia kelola.

Ketiga cara kerja mesin pencari tersebut perlu diketahui oleh Anda yang suka berselancar di dunia maya, terutama bagi penulis konten dan blogger. Dengan mengetahui cara kerja mesin pencari, para blogger dan pemilik website akan bisa mengoptimalkan traffic ke blog dan situs mereka.

Penyebab Blog Anda Tidak Terdeteksi Mesin Pencari - Kontenesia / quertime.com
Penyebab Blog Anda Tidak Terdeteksi Mesin Pencari – Kontenesia

Penyebab Blog Anda Tidak Terdeteksi Mesin Pencari

Setiap hari ada jutaan orang yang berselancar di dunia maya mencari berbagai macam informasi. Sebagian kecil dari mereka mungkin singgah di salah satu postingan artikel yang Anda buat dan ikut meramaikan blog Anda. Namun bagaimana jika tak satu pun dari mereka yang “mampir,” padahal Anda merasa blog Anda sudah cukup menarik dan informatif. Apakah orang-orang tidak bisa menemukan blog Anda? Mengapa mesin pencari raksasa sekelas Google tidak mampu mendeteksi blog yang Anda buat? Atau jangan-jangan Google tidak menyukainya? Jangan dulu berkecil hati, there’s nothing personal di jaringan teknis dunia maya. Anda mungkin hanya perlu mencari tahu apa penyebab blog Anda tidak terdeteksi mesin pencari.

Jika Anda ingin keberadaan blog Anda terdeteksi dan diketahui oleh mesin pencari, Anda terlebih dahulu harus memiliki konten yang relevan dan berkualitas tinggi. Untuk itu, marilah kita pelajari hal-hal berikut ini:

1. Perhatikan beberapa hal teknis pemberkasan di web

  • Alamat URL Anda tidak memenuhi kriteria “search engine friendly.” Gunakan kata-kata yang mudah diingat dalam penulisan URL postingan Anda agar mesin pencari melihatnya sebagai sesuatu yang masuk akal. Sebagai bonus, blog Anda juga akan mudah diingat oleh siapa pun.
  • Blog Anda tidak terpetakan di dalam sitemap mesin pencari. Sitemap adalah halaman website yang memuat keseluruhan tautan dan konten pada blog. Sitemap memudahkan mesin pencari untuk mengindeks setiap halaman blog. Ini berindikasi pada seberapa cepat tautan Anda akan muncul di mesin pencari.
  • Anda tidak memasukkan judul halaman dan deskripsi bidang yang Anda muat di metadata. Ketika Anda berselancar di mesin pencari, hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk tulisan headline yang dicetak tebal dengan beberapa keterangan di bawahnya. Mesin pencari bisa memunculkannya jika Anda memasukkan data tersebut.

2. Cermati penggunaan “keyword” atau kata kunci

  • Anda kurang mengenali keyword yang banyak dibutuhkan audiens dan tidak tahu bagaimana mencari keyword yang tepat bagi konten blog Anda. Luangkanlah waktu untuk menganalisis keyword yang berpotensi mendatangkan banyak pengunjung. Gunakan alat pendeteksi keyword yang bisa diakses di mesin pencari untuk mendapatkan informasi kata-kata yang paling banyak dicari serta jumlah rating yang diperolehnya.
  • Anda tidak cukup sering menggunakan keyword Keyword yang sering dipakai secara alami akan membantu mesin pencari memahami apa yang menjadi bahasan blog Anda. Namun jangan juga berlebihan karena bisa jadi keyword Anda akan dicurigai sebagai spam.
  • Anda memuat terlalu banyak keyword di setiap postingan Anda. Berusahalah untuk tampil ringkas dan fokus dengan satu tema. Pilihlah satu kata kunci untuk meringankan usaha Anda mencapai optimasi SEO.
  • Anda bahkan tidak menyebutkan keyword dalam headline blog Anda. Headline dan anak judul memiliki bobot pantau yang lebih tinggi dibandingkan pada bagian teks lainnya. Untuk itu, jangan sampai melewatkan keyword Anda di sana, karena hal tersebut bisa menjadi penyebab blog Anda tidak terdeteksi oleh mesin pencari.

3. Tingkatkan kualitas muatan konten blog

Mesin pencari menyukai konten-konten yang segar, namun Anda jarang mengupdate Blog Anda. Informasi-informasi yang dimuat pun kurang populer dan Anda jarang membahas topik-topik hangat yang sedang viral, yang mengundang banyak komentar dari para audience. Seringlah mengupdate blog Anda. Postingan baru memberikan insentif yang besar pada mesin pencari untuk berkunjung dan datang kembali ke blog Anda.

4. Benahi hal-hal yang berkaitan dengan teknis penulisan konten.

  • Anda tidak memberikan deskripsi pada gambar yang Anda muat. Mesin pencari tidak dapat melihat gambar jika Anda tidak menempelkan keterangan penjelas di gambar tersebut. Jangan lupa untuk menyertakan juga keyword Anda di sana.
  • Anda tidak pernah menggunakan bullet list pada postingan blog Anda. Mesin pencari menyukai bullet list. Artinya Anda harus memecah paragraf yang panjang menjadi bagian lebih ringkas dengan menggunakan list pointer

5. Taati kode etik penulisan

Jangan melakukan plagiarisme dengan menyalin konten milik orang lain. Mesin pencari mereward konten-konten original, khususnya yang mengacu pada penempatan kata-kata, bukan pada konsepnya. Jika Anda melakukan hal tersebut ke dalam blog Anda, maka mesin pencari akan menandainya sebagi duplikasi & tidak akan memberikan poin SEO.

6. Lakukan interaksi secara internal dan eksternal

  • Anda tidak pernah terhubung dengan link blog Anda yang terdahulu maupun dengan link blog lain. Mesin pencari menaruh perhatian khusus terhadap keterhubungan antar konten. Dengan terhubung ke link lain, mesin pencari akan melihatnya sebagai upaya komunikasi dengan audiens dan akan mengoptimalkan indeksnya untuk Anda.
  • Anda tidak membagikan postingan blog Anda di media sosial. Rekomendasi sosial memiliki pengaruh yang besar pada daya pandang mesin pencari terhadap blog Anda. Sosial media adalah kendaraan yang sempurna untuk mempromosikan tulisan Anda.
  • Anda tidak memiliki kolom komentar dan tombol berbagi atau “share button” sehingga orang-orang tidak bisa membagikan tulisan Anda. Adanya komentar dan diskusi menunjukan bahwa konten Anda cukup relevan dan bisa jadi pembaca tidak akan segan untuk membagi tautan Anda. Semakin sering blog Anda dikomentari dan dishare, maka semakin tinggi nilai blog Anda dan mesin pencari akan semakin mudah mengenalinya.

7. Perhatikan relevansi di setiap bagian blog

  • Iklan-iklan yang dimuat di blog tidak relevan dengan tema blog Anda. Iklan berbayar adalah hal yang baik. Namun jika keberadaannya tidak relevan dengan tema blog yang Anda usung, maka blog Anda akan terlihat kurang baik dan dapat memberikan sinyal yang buruk pada mesin pencari.
  • Anda menulis terlalu banyak topik sehingga membingungkan mesin pencari. Jika Anda memiliki ketertarikan pada banyak topik, itu merupakan hal yang baik. Namun dalam sudut pandang SEO, blog Anda akan terlihat bagai kumpulan buku yang berserakan di lantai dan sulit dikategorikan. Tetaplah tampil ringkas dan jangan biarkan kerumitan isi blog Anda menjadi penyebab blog Anda tidak terdeteksi mesin pencari.

Itulah sejumlah poin yang mungkin menjadi penyebab kenapa mesin pencari seperti Google, Bing, atau Yahoo tidak melirik blog Anda.

 

Jadi, bagaimana Anda tahu SEO strategi apa yang Anda harus hindari? Dan apa yang Anda harus terapkan untuk meningkatkan visibilitas pencarian Anda?

Infographic SEO Versus SEO New: Apa yang Harus Anda Ketahui

Infographic ini menjelaskan bagaimana Anda perlu menyesuaikan strategi SEO Anda hari ini.

Infographic SEO Versus SEO New - Apa yang Harus Anda Ketahui - Kontenesia
Infographic SEO Versus SEO New – Apa yang Harus Anda Ketahui – Kontenesia / Found on digitalinformationworld.com