Posted on

Website Anda Sepi? Baca 9 Trik Media Sosial Ini untuk Menyedot Audiens Agar Website Anda Tak Lagi Sesepi Kuburan

Adakan Kontes atau Giveaway

Mempromosikan produk atau tulisan melalui media sosial kini bukan lagi hal asing bagi kita. Setiap hari, ada banyak sekali penawaran yang kita lihat melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google+, atau bahkan blog. Sebagai pemilik website atau blog, Anda tentu ingin punya audiens yang banyak, bukan? Nah, caranya adalah dengan mempromosikannya melalui media-media sosial seperti yang saya sebutkan di atas.

Jika ingin audiens tertarik dengan apa yang Anda tawarkan, ada kaidah-kaidah tertentu yang juga harus Anda perhatikan. Betul sekali, memanfaatkan teknologi sebagai media promosi pun ada aturannya. Salah-salah, bukannya menikmati, audiens justru enggan melirik tulisan Anda. Nah, 9 taktik ini bisa Anda jadikan rujukan untuk meningkatkan jumlah audiens di postingan yang Anda buat:

Mulailah dengan Bergabung di Grup atau Forum

Mulailah dengan Bergabung di Grup atau Forum
Mulailah dengan Bergabung di Grup atau Forum / Kontenesia / www.syakirurohman.net

Langkah pertama yang harus Anda lakukan jika ingin meningkatkan audiens di website atau blog yang Anda kelola adalah dengan bergabung di grup, milis, atau forum. Bergabung di forum dan grup yang berhubungan dengan tema konten website akan membuat Anda memperoleh informasi atau saran yang sangat berguna bagi perkembangan website Anda sendiri. Saat bergabung dalam forum, ada 2 hal yang perlu Anda ingat:
Jangan hanya fokus pada promosi konten website Anda. Sebisa mungkin berpartisipasilah dalam setiap diskusi yang ada.
Ingat tujuan Anda bergabung, bukan hanya menjadi silent reader, tapi berpartisipasi. Ini yang perlu Anda garis bawahi.

Membuat Sesi Tanya Jawab = Menarik Hati Audiens

Membuat Sesi Tanya Jawab = Menarik Hati Audiens
Membuat Sesi Tanya Jawab = Menarik Hati Audiens / Kontenesia / www.incontrolsim.com

Tidak semua audiens paham dengan konten website atau produk yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, mengadakan sesi tanya jawab atau Q&A dengan audiens merupakan cara terbaik untuk menjawab setiap keingintahuan mereka.
Sesi tanya jawab juga merupakan trik jitu untuk meningkatkan hubungan perusahaan dengan pemakai jasanya. Hal inilah yang selalu diterapkan bos Facebook, Mark Zuckerberg, untuk tetap terkoneksi dengan pengguna Facebook dari seluruh penjuru dunia.

Promosi, layanan, serta perilisan produk baru juga sangat efektif jika disampaikan melalui Q&A. Sesi ini akan membuat audiens berpikir kalau Anda peduli dan mendengarkan mereka. Tiga hal yang harus menjadi fokus Anda saat mengadakan sesi tanya jawab adalah:
Persiapkan jawaban sebaik mungkin, karena Anda tidak pernah tahu jenis pertanyaan seperti apa yang akan disampaikan audiens. Terkadang, mereka mengajukan pertanyaan yang cukup sulit untuk dijawab.
Usahakan meresponnya secepat mungkin, bercakap-cakaplah dengan mereka, serta hindari melakukan komunikasi 1 arah.
Jujurlah dalam menjawab pertanyaan audiens.

Adakan Kontes atau Giveaway

Adakan Kontes atau Giveaway
Adakan Kontes atau Giveaway / Kontenesia / www.susindra.com

Mengadakan kontes berhadiah atau giveaway dan semacamnya merupakan trik mudah yang bisa Anda terapkan untuk menarik perhatian audiens. Hal ini pun pernah dilakukan perusahaan gadget raksasa, Apple, saat akan merilis smartphone barunya, iPhone 6s.
Giveaway ini biasanya dilakukan dengan meminta audiens untuk membagikan postingan atau menjawab pertanyaan tertentu. Tidak hanya menambah jumlah audiens, mengadakan kontes gratis semacam ini juga akan meningkatkan brand dan kepercayaan konsumen atas produk atau situs Anda.

Lakukan Survey dan Polling

Lakukan Survey dan Polling
Lakukan Survey dan Polling / Kontenesia / msdailylife.wordpress.com

Sedikit mirip dengan Q&A, survey maupun polling yang ditujukan kepada audiens memiliki pengaruh yang cukup besar bagi kemajuan dan prestise website. Polling bisa Anda lalukan ketika akan merilis sebuah produk baru.
Penulis novel-novel best-selling, Tere Liye, juga sering membuat polling yang ditujukan kepada audiens untuk memilih desain sampul buku mana yang menurut mereka paling cocok dengan judul buku terbarunya. Dengan survei atau polling semacam ini, audiens akan senang, karena merasa dilibatkan dalam proses produksi.

Minta Opini Mereka

Minta Opini Mereka
Minta Opini Mereka / Kontenesia / akusukamenulis.wordpress.com

Ketika membagi postingan, baik berupa tulisan atau promosi produk, cobalah meminta audiens untuk membagikan, menyukai, atau memberi opini tentang postingan tersebut. Tidak hanya meningkatkan traffic, meminta opini audiens juga akan membuat Anda tahu apa yang mereka mau. Satu hal, jangan bebani mereka dengan pertanyaan yang terlalu banyak, karena ini justru akan membuat mereka malas dengan postingan Anda.

Sertakan Gambar

Sertakan Gambar
Sertakan Gambar / Kontenesia

Percaya tidak percaya, gambar ternyata lebih bisa meningkatkan jumlah share atau like sampai 75% dibandingkan dengan konten biasa yang hanya berisi tulisan. Ini dikarenakan tidak semua audiens rajin membaca konten Anda yang (mungkin) panjangnya melebihi pembukaan UUD.
Jika memang demikian, sisipkanlah gambar yang relevan dengan isi postingan Anda. Jangan sampai Anda menyampaikan postingan tentang makanan, tapi gambar yang dicantumkan adalah sepatu, tidak ada korelasi sama sekali. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah kualitas gambar. Pakailah gambar dengan resolusi yang tinggi dan bagus, ini akan meningkatkan trust audiens kepada produk yang Anda tawarkan.

Gunakan #Hashtag

Gunakan #Hashtag
Gunakan #Hashtag / Kontenesia / behindus.wordpress.com

Hashtag atau tagar adalah trik lain yang bisa Anda manfaatkan untuk menarik traffic. Hashtag ini akan mempermudah audiens menemukan apa yang menjadi keinginan mereka, baik di Twitter, Facebook, Instagram, maupun Google+. Jika hendak memakai hashtag dalam berpromosi di jejaring sosial, pilihlah yang unik dan eye-catching, sebisa mungkin hindari hashtag yang terlalu biasa.

Lihat Kalendar Anda

 Lihat Kalendar Anda
Lihat Kalendar Anda / Kontenesia / www.chockysihombing.com

Saat ini, hampir semua tanggal dalam setahun selalu dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, dari yang penting seperti hari kemerdekaan, sampai yang remeh-temeh seperti hari menanam pohon pisang sedunia.
Ya, memanfaatkan kalendar untuk berpromosi memang terbukti sangat potensial untuk meningkatkan traffic pada postingan Anda. Misalnya, jika hari ini adalah Hari Menangis Sedunia, Anda bisa memanfaatkannya dengan menulis postingan tentang “Manfaat Menangis bagi Kesehatan” atau yang konten lain yang berhubungan dengan itu.

Audiens Anda Manusia, Bukan Robot

Audiens Anda Manusia, Bukan Robot
Audiens Anda Manusia, Bukan Robot / Kontenesia / emceemelvin.com

Sasaran pembaca kita bukanlah robot, tapi manusia, sama seperti kita. Jadi buatlah postingan yang manusiawi, sedikit melempar guyonan kepada audiens akan membuat mereka tertarik. Ingat, konten yang terlalu serius justru akan membuat audiens merasa bosan. Meski diselingi joke, tetap nomor satukan kualitas konten Anda.
Itu dia 9 tips dan trik yang bisa Anda terapkan untuk memboost jumlah audiens di website atau blog dengan menggunakan media sosial. Selamat mencoba dan bersiaplah untuk sesuatu yang mengejutkan!

Posted on

Kadang Hidup Tidak Harus Ramai Seperti Pasar Malam. Tapi Bagaimana kalau Blog Anda Tidak Ramai Audiens? Berikut 7 Strategi Membangun Audiens untuk Blog Anda

7 Strategi Membangun Audiens untuk Blog Anda - Kontenesia

Sudah banyak waktu dan usaha yang Anda investasikan dalam blog. Tulisan tentang berbagai kehidupan sudah Anda angkat. Tapi, hasil nyata tidak kunjung tiba. Ya, banyak sekali faktor yang menyebabkan blog Anda sepi audiens. Salah satunya adalah emosi. Emosi merupakan raja bagi blog. Desain, konten, sampai nama blog pun, ditentukan oleh emosi pemilik blog. Dengan emosi, blog Anda akan memiliki “jiwa.” Oleh sebab itu, Anda harus punya strategi membangun audiens untuk blog Anda agar blog Anda memiliki “jiwa.”

Anda harus tahu, sebuah blog sasarannya adalah audiens. Bukan “saya” dan audiens. Buatlah konten Anda seolah-olah tidak ada Anda di dalamnya. Pikirkan audiens blog Anda dari kalangan mana saja. Bisa jadi mereka adalah kaum intelek, remaja, ibu-ibu, petani, mereka yang berbeda budaya, dan mereka yang berbeda agama. Untuk itu, Anda harus mengatur strategi sedemikian rupa. Stateginya sangat asik, tapi tidak klasik. Nah, berikut ini adalah 7 strategi membangun audiens untuk blog Anda:

1. Buatlah Konten Anda Menyedot Perhatian

Semua blogger pasti berlomba-lomba untuk membuat konten yang luar biasa, alias warbiyasak (kamus orang kekinian). Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan dalam pembuatan konten, di antaranya:

Gunakan hal yang dapat memicu daya tarik

Blogger yang sukses adalah mereka yang mempunyai gaya nyentrik, sehingga blognya banyak pengunjung. Menyelipkan judul misterius dalam konten Anda akan membuat audiens tertarik untuk melirik. Walaupun konten Anda misterius, tapi usahakan isinya mudah dibaca. Dan jangan lupa, tetaplah konsisten dalam gaya menulis konten.

Berikan solusi pada masalah

Masalah bisa menjadi hal menarik yang bisa Anda angkat. Tapi sebagai blogger, Anda harus mampu mengembangkan solusi dari setiap masalah tersebut. Blogger juga harus fokus terhadap satu masalah, jangan berkelana ke mana-mana. Contohnya seperti artikel ini. Masalah yang diangkat adalah “Blog yang sepi audiens.” Dan solusi yang diberikan berupa tips-tips untuk membangun audiens bagi blog Anda.Sertakan contoh, perumpamaan, atau cerita yang serupa

Contoh yang relevan akan membuat audiens memahami konten yang Anda buat. Menghadirkan sebuah cerita akan membantu dalam menyampaikan pesan terpenting di dalam konten Anda.

Membuat ringkasan

Kadang audiens lupa dengan isi tulisan Anda karena terpikat dengan kemisteriusan konten. Oleh karena itu, buatlah ringkasan di akhir paragraf agar hal terpenting dari tulisan Anda tidak sia-sia.

2. Masuk ke dalam Komunitas yang Relevan

Sisihkan waktu Anda untuk sekadar mengobrol dengan blogger-blogger senior dan untuk membaca blog orang lain yang berkualitas. Tidak hanya bertemu secara online, bertatap muka langsung juga sangat dibutuhkan untuk kemitraan blog Anda. Selain itu, teman di komunitas bisa mendukung blog Anda agar lebih berkembang.

3. Jadilah yang Asli dan Berbeda

Jangan jadi blogger yang mainstream. Sesuatu yang unik, segar, dan menarik akan membuat audiens menghargai Anda. Keaslian konten juga merupakan pertimbangan audiens untuk tetap membaca dan terus mengunjungi blog Anda di kemudian hari. Konten blog hasil copy-paste, jelas akan ditinggalkan oleh audiens.

4. Utamakan kualitas

Utamakan kualitas daripada kuantitas. Kadang blogger gagal karena mereka sibuk mengejar audiens dengan memposting konten yang tidak berkualitas, atau konten yang isinya memprovokasi. Lama-lama, audiens akan bosan dengan konten yang berisi melulu berita buruk.

Sebaiknya, tingkatkanlah isi konten agar lebih berkualitas. Jika blog Anda menarik, dengan sendirinya pembaca akan menjadi audiens tetap blog Anda.

5. Bagikan Blog Anda di Berbagai Media Sosial

Supaya blog Anda diketahui oleh orang banyak, caranya gampang dan sudah banyak yang tahu. Bagikan tautan blog Anda di Facebook, Twitter, Google+, Line, dan di media sosial lainnya. Cara ini dapat memudahkan audiens untuk mengunjungi blog Anda. Alamat blog yang muncul di beranda mereka akan memicu audiens untuk membukanya, apalagi jika judul postingan Anda menarik.

6. Promosikan Blog Anda

Anda bisa mempromosikan blog Anda dalam banyak cara. Misalnya, sertakan URL blog pada kartu nama Anda. Anda juga bisa memberikan barang-barang promosi, seperti mug dan t-shirt yang terdapat URL blog Anda di dalamnya. Atau Anda juga bisa sering-sering memakai kaos yang bertuliskan URL blog Anda. Coba saja, pendekatan mana yang lebih efektif.

7. Perindah Desain Blog Anda

Desain blog yang indah akan merangsang indra penglihatan audiens untuk membaca. Membaca blog yang desainnya polos dan yang bercorak akan menghasilkan respons yang berbeda. Menyelipkan gampar ilustrasi pada artikel juga diperlukan. Satu gambar mampu menjelaskan seribu kata, tapi satu kata tidak mampu menjelaskan satu gambar.

Memperindah desain blog jangan menggunakan sembarang gambar yang sudah ada di Google. Anda bisa terkena hukuman akibat melanggar hak cipta pemilik gambarnya. Selain itu, blog Anda akan terlihat standar. Belilah foto-foto indah karya fotografer profesional yang ada di website-website stok foto.

Masih kurang dengan apa yang dijabarkan? Mau tau bagaimana membuat audiens ke website Anda lewat social media? Silakan simak infographic berikut ini:

Infographic Bagaimana Membuat Audiens ke Website Anda - Kontenesia
Infographic Bagaimana membuat audiens ke website Anda via Social Media – Kontenesia / Found on digitalinformationworld.com

Ya, itu dia 7 strategi membangun audiens untuk blog Anda. Blog tanpa audiens, bagai taman tidak berbunga. Diingat kembali strategi-strateginya, ya. Berikut ringkasannya:

  1. Buatlah Konten Anda Menyedot Perhatian
  2. Masuk ke dalam Komunitas yang Relevan
  3. Jadilah yang Asli dan Berbeda
  4. Utamakan Kualitas
  5. Bagikan Blog Anda di Berbagai Media Sosial
  6. Promosikan Blog Anda
  7. Perindah Desain Blog Anda

Asik, kan? 7 strategi tersebut akan mampu mendatangkan audiens untuk blog Anda. Jangan biarkan blog Anda kesepian seperti jomblo! Selamat membangun audiens!

Posted on

Cara Membuat Konten yang Viral

Cara Membuat Konten yang Viral - Kontenesia

Ingatkah Anda ketika euforia pemilihan presiden tahun 2014, ketika sosial media dipenuhi postingan konten berisi dukungan maupun cemoohan terhadap kedua calon presiden. Perhatikanlah betapa postingan demi postingan begitu cepat menyebar bagaikan virus. Perhatikan pula bagaimana emosi positif dan negatif sama-sama mampu membuat konten menjadi viral. Pada dasarnya, tema apa pun memiliki potensi untuk diangkat menjadi konten yang viral, karena jika ditelaah, ada pola yang sama yang bisa dipelajari oleh para penulis. Lalu bagaimanakah cara membuat konten yang viral?

Ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika membuat konten viral, yaitu yang berkaitan dengan pengungkapan isi konten dan teknis penulisannya:

Bagaimana merekonstruksi isi konten yang membuat pembaca mau menyelam lebih dalam

konten viral - Kontenesia Jasa Penulis Artikel
konten viral – Kontenesia / neilchughes.com

Evoke emotion and inspire people – bangkitkan emosi dan buatlah orang-orang terinspirasi.

Tahukan Anda mengapa orang suka membagi hal-hal yang mengagumkan, inspirasional, lucu, menyeramkan, atau bahkan memicu kemarahan? Hasil riset yang dilakukan New York Times terhadap 2500 responden menyatakan bahwa alasan mereka membagi sebuah cerita secara online adalah untuk:

  • Menyampaikan sesuatu yang berharga, menginspirasi, atau menghibur orang lain.
  • Mendefinisikan jati diri mereka kepada orang lain.
  • Menumbuhkan hubungan dengan orang lain.
  • Memenuhi hasrat untuk ikut terlibat dalam perkembangan dunia, dan
  • Menunjukan kepedulian.

Untuk itu, sebisa mungkin, buatlah tulisan yang humanis dan menyentuh langsung ke permasalahan yang sedang dihadapi mayoritas pengguna internet. Gunakan unsur-unsur yang menggugah emosi seperti:

  • Awe/kekaguman
  • Anger/kemarahan
  • Surprise/kejutan
  • Joy/kebahagiaan
  • Lust/minat
  • Anxiety/kecemasan
  • Fear/ ketakutan

Look trough the viral novelties – selamilah hal-hal yang baru.

Seseorang tidak akan menjadi trendi jika tidak mengikuti tren yang berlaku, begitu pun dengan tulisan. Untuk bisa membuat konten yang viral, Anda harus mencari tahu apa yang sedang populer dan menjadi trending topic di media sosial. Ambilah keuntungan dari hal tersebut, usiklah emosi dan galilah kebutuhan pembaca. Kreasikan dalam tulisan yang baru dan ikutlah bergabung dengan konten viral lainnya.

Study the failures – belajarlah dari kesalahan

Jika dalam perjalannya konten Anda belum bisa meraup banyak share dan menjadi viral, Anda tidak perlu berkecil hati. Ingatlah bahwa selalu ada kesempatan untuk menciptakan kejutan suatu saat nanti. Pelajarilah apa yang membuat konten Anda tidak berhasil dengan baik dan carilah akar permasalahannya. Dari kesalahan tersebut Anda bisa semakin memahami cara membuat konten yang viral.

 

10 Cara Terbukti Membuat Konten Anda Menjadi Viral [ infographic ] - kontenesia jasa penulis artikel / OKDork
10 Cara Terbukti Membuat Konten Anda Menjadi Viral [ infographic ] – kontenesia / OKDork

Teknis penulisan agar bisa menjadi konten viral

Jangan copy paste

jangan sekali-kali menyalin isi konten orang lain ke dalam postingan Anda. Alih-alih mendapatkan materi yang bagus, tindakan ini justru bisa menjadi bumerang bagi Anda. Sebab, selain isi tulisan itu sudah banyak dibaca di postingan sebelumnya, mesin pencari juga bisa memindainya sebagai plagiarisme dan blog Anda pun mendapatakan penilaian SEO yang buruk.

Jangan menulis berita HOAX

Berita kontroversial memang memiliki daya pikat yang tinggi, namun jangan tergoda untuk menulis berita bohong. Karena selain bisa merugikan orang lain, hal tersebut juga bisa menurunkan reputasi blog Anda di dunia maya.

Pilihlah headline yang eye cathing

Tak bisa dipungkiri bahwa informasi yang tersedia di dunia maya begitu banyak. Para pembaca biasanya hanya melakukan screening singkat dan jarang sekali mengeklik tautannya satu per satu. Otak biasanya akan memerintahkan mata untuk memindai sesuatu yang menarik. Karena itu, pastikan headline yang Anda buat mampu menyihir mata para pembaca.

Visualisasikan dengan gambar, video, daftar-daftar dan infografis.

Konten yang disisipi gambar atau video secara statistik lebih disukai oleh para pembaca. Gambar atau video yang menarik mampu menguatkan karakter dan meningkatkan efek dramatis tulisan Anda. Selain gambar dan video, konten yang di dalamnya terdapat daftar dan infografis juga memiliki jumlah share yang lebih tinggi. Hal ini karena artikel semacam ini memberikan kemudahan kepada para pembaca untuk mencerna informasi dalam jumlah besar secara lebih ringkas.

Perhatikan jumlah karakter isi konten.

Tren yang terjadi saat ini, konsumsi internet lebih banyak dilakukan melalui perangkat mobile. Hal ini membuat para penulis berpikir bahwa mereka harus menyediakan konten yang pendek dan singkat (short form) agar lebih mudah diakses secara lebih dinamis. Namun hasil penelitian justru menyatakan sebaliknya. Konten yang panjang (long form) justru mendapatkan jumlah share yang lebih banyak dibandingkan yang pendek. Kuncinya, buatlah tulisan dengan konsep dan bahasa yang sebaik mungkin agar pembaca tidak kesulitan memahami maksud tulisan Anda. Gunakan subheadline dan bullet list untuk memudahkan pembaca memperoleh informasi yang ringkas dan berkualitas.

[wdca_ad id=”1157″ ]

Posting dan promosikan tulisan di waktu yang tepat.

Waktu yang dipilih untuk memublikasikan konten Anda memengaruhi jumlah share yang akan diperoleh. Berdasarkan analisis “Total shares by day of week” yang dilakukan Buzzsumo, hari Selasa adalah waktu terbaik untuk memublikasikan sebuah tulisan. Setelahnya, bagikan dan promosikanlah ke teman-teman dan komunitas terkait. Jangan lupa untuk mempromosikan kembali konten Anda setelah satu minggu. Sebab berdasarkan hasil penelitian, persentase social share artikel akan mengalami penurunan yang cukup drastis setelah hari ke tiga, bahkan mencapai 96%.

Dapatkan influencer tambahan untuk meningkatkan jumlah rating.

Bisakah Anda menghitung seberapa besar pengaruhnya apabila konten Anda dibagikan oleh seorang Rheinald Kasali, Onno W. Purba, atau tokoh lain yang berpengaruh di bidangnya? Data statistik menunjukan bahwa dengan memiliki satu orang berpengaruh yang menshare artikel Anda, akan terjadi kenaikan trafic share sebanyak 31,8%. Jika tiga orang berpengaruh yang membagikannya, peningkatannya menjadi dua kali lipat, dan jika lima orang, total share akan meningkat menjadi empat kali lipat. Untuk itu, mulailah membangun hubungan dengan orang-orang berpengaruh dan mintalah mereka untuk membaca dan membagikan konten Anda.

Bagaimana cara membuat konten viral [ infographic ] - Kontenesia
Bagaimana cara membuat konten viral infographic – Kontenesia

Dalam sebuah postingan konten, headline atau tajuk utama harus memiliki daya tarik yang luar biasa untuk menggiring pembaca masuk ke dalam sebuah tulisan. Semakin menarik headline, semakin besar kesempatan untuk bersaing mendapatkan klik dari para netter, yang artinya bertambah besar pula kesempatan untuk menaikkan rating blog Anda. Tantangan terbesar blogger dalam memperoleh atensi para pembaca instan yang lebih suka memindai judul daripada mengeksplor teks demi teks adalah dengan mencari tahu apa saja trik menulis headline yang menarik minat pembaca.

Headline yang menarik adalah yang memiliki daya magnet yang tinggi. Pelajarilah bagaimana menentukan pilihan kata dan gaya penulisan, serta cara meramunya menjadi sebuah kalimat yang menggoda untuk ditelusuri lebih dalam.

Berikut ini adalah beberapa hal penting tentang gaya penulisan dan penentuan kata untuk penulisan headline viral yang diramu dari problogger.net

Gaya penulisan HEADLINE VIRAL

The “intrigue” style headline

Gaya penulisan intrigue adalah gaya penulisan penuh intrik. Ini adalah salah satu gaya penulisan yang cukup efektif dalam menghasilkan postingan viral, karena mengandalkan kata-kata bombastis yang memancing rasa penasaran, memiliki efek “wow” dan membuat pembacanya bertanya-tanya “apakah benar seperti itu?,” “bagaimana bisa begitu?,” atau “jadi bagaimana cerita sebenarnya?.”

Contoh: “Gila! Di Konser Bon Jovi, Pemegang Tiket pun Tak Bisa Masuk.”

Gaya penulisan dalam headline semacam ini banyak mengandung kalimat hiperbola atau dilebih-lebihkan. Untuk itu, penulis harus berhati-hati jika ternyata apa yang disampaikan tidak memenuhi harapan pembaca. Bisa jadi mereka tidak akan melanjutkan bacaan tersebut apalagi membaginya. Artinya, walaupun headline Anda berhasil meraup rating, namun pembaca yang kecewa akan memberikan kredit yang buruk bagi blog Anda.

The “finality” style headline

Gaya penulisan dalam headline ini banyak menggunakan kalimat-kalimat superlatif dan penuh dengan dominasi, misalnya “Satu-satunya Panduan …,” “Informasi Terakhir Tentang …,” “Perolehan Skor Xxx Terbaik Sepanjang Tahun 20xx,” “Cara Paling Efektif untuk …,” dan sejenisnya. Ide dari gaya penulisan headline ini adalah menggiring pembaca untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan secara final hanya dari postingan Anda. Cara ini cukup efektif karena pembaca mendapatkan harapan bahwa mereka akan memperoleh informasi paling menyeluruh tanpa harus mencarinya ke tempat lain.

The “topic – hype” style headline

Topic – hype style merupakan gaya penulisan yang paling mudah ditiru, karena redaksinya tidak terlalu sulit dan dibuat benar-benar sesuai kebutuhan pembacanya, yaitu dengan menempatkan topik utama disertai sedikit deskripsi. Deskripsi tambahan inilah yang biasanya menjadi magnet utama. Headline seperti ini umumnya ditujukan bagi konten yang sudah memiliki target yang spesifik.

Contoh: Tips Blogger: Bagaimana Memengaruhi Pembaca untuk Membagikan Artikel Anda di Media Sosial”

The “list – post” style headline

Sebagian besar headline konten yang viral menggunakan gaya penulisan post-list, yaitu dengan mengurutkan poin-poin penting suatu topik bahasan agar terlihat spesifik dan ringkas. Headline ini mampu menggugah kesadaran pembaca bahwa dengan mengeklik headline tersebut mereka akan memperoleh informasi yang lebih mudah dipahami karena telah tersusun secara kohesif.

Gaya penulisan headline list – post biasanya memuat hal-hal yang berkaitan dengan uniq rationale dan melibatkan angka-angka di dalamnya seperti:

  • alasan
  • prinsip
  • fakta
  • ide-ide
  • cara
  • rahasia
  • trik
  • pembelajaran, dsb.

Contoh :   “10 Trik Menghindari Ajakan Pertemanan Bos di Media Sosial”

Infographic Bagaimana cara membuat headline yang baik - Kontenesia
Infographic Bagaimana cara membuat headline yang baik – Kontenesia / Found on blog.bufferapp.com

Menentukan pilihan kata untuk headline viral

Keputusan seseorang untuk membaca atau melewatkan sebuah artikel berlangsung dengan sangat singkat dan dalam hitungan detik. Penulis headline harus mampu memanfaatkan waktu krusial ini untuk mencari kata-kata yang paling eye cathing yang dapat menghipnotis pembaca. Adapun kata-kata yang bisa dijadikan headline yang menarik minat pembaca adalah sebagai berikut:

Kata-kata aksi

Kata kerja aksi memiliki kekuatan untuk mengarahkan pembacanya agar bertindak dan melakukan sesuatu. Beberapa di antaranya adalah “gunakan” “pelajari,” “lakukan,” dan masih banyak lagi.

Contoh: “Lakukan 5 Hal Ini untuk Menghindari Pencurian di Lampu Merah”

Pertanyaan

Salah satu kata pembuka yang dapat memancing rasa penasaran adalah dengan mengajukan pertanyaan. Gunakan kata tanya “bagaimana,” “mengapa,” atau “kapan.” Uraian konten yang menggunakan headline berupa pertanyaan biasanya memuat informasi yang bersifat edukatif atau memberikan pembelajaran.

Contoh: “Bagaimana Meningkatkan Traffic Blog Anda Tanpa Banyak Membuang Waktu”

Angka

Tidak bisa dipungkiri bahwa otak manusia memiliki ketertarikan untuk mengurutkan segala sesuatu. Itu sebabnya angka memiliki kemampuan untuk menjaring klik bagi headline Anda. Manfaat lain penggunaan angka adalah agar pembaca dapat mengestimasi secara lebih akurat waktu yang dia butuhkan untuk membaca postingan Anda.

Berikut adalah beberapa tips penggunaan Angka dalam headline:

  • Angka ganjil lebih disukai dibandingkan angka genap (kecuali angka 10). Angka 7 merupakan salah satu yang terbaik. Contoh: “7 Alasan Klise Pacar Jarang Menghubungi Anda”
  • Semakin spesifik angka yang disebutkan, semakin muncul efek dramatis dan pembaca akan semakin merasa bahwa hal tersebut benar dan ampuh. Contoh: “1001 Cara Membersihkan Rumah Kurang dari 15 Menit”
  • Tidak hanya berbentuk digit, unit waktu dan bentuk satuan juga menarik untuk digunakan. Contoh: “Bagaimana Membuat Kulit Anda Sehalus Pantat Bayi dalam 5 Menit”

Kata-kata Ajaib

Kata-kata sakti yang kerap digunakan biasanya berupa kata sifat yang atraktif yang mampu menggugah keingintahuan pembaca. Apalagi jika kata tersebut diberikan keterangan yang bersifat superlatif seperti “sangat,” “paling,” atau imbuhan “ter-.“

Contoh:

  • gratis
  • cepat
  • mudah
  • menyenangkan
  • luar biasa
  • aneh, dsb.

Penyangkalan

Kata penyangkalan atau yang berasosiasi negatif tidak selalu memberi dampak buruk. Beberapa kata justru memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam penulisan headline, karena pada dasarnya manusia cenderung menghindari sesuatu yang merugikan. Misalnya: “tanpa,” “tidak,” “stop.”

Contoh: “Stop Berinteraksi dengan Ponsel sebelum Tidur!”

Demikianlah cara membuat konten yang viral yang bisa kita pelajari bersama. Selamat menulis dan kami tunggu postingan viral Anda.