Posted on

5 Tools Berikut Bantu Jasa Penulis Artikel Terbebas dari Konten Plagiat

5 Tools Berikut Bantu Jasa Penulis Artikel Terbebas dari Konten Plagiat

Dalam menulis sebuah artikel, penulis dituntut untuk tidak melakukan satu hal yang sangat terlarang, yaitu plagiat atau menjiplak. Plagiat adalah bentuk pelanggaran terhadap hak itelektual orang lain dengan mengambil sebagian atau seluruh karya mereka. Parahnya lagi jika itu dilakukan tanpa mencantumkan sumber dan tanpa izin. Para pelaku plagiasi bisa dikenakan sanksi pidana yang berat.

Umumnya, demi mempersingkat waktu, banyak orang menggunakan jasa penulis artikel dalam pembuatan konten untuk keperluan pekerjaan. Sekarang, tidak sulit kok mencarinya, karena sudah tersedia banyak layanan penulisan artikel, misalnya saja Kontenesia.

Meskipun demikian, para penyedia jasa penulis artikel perlu tetap teliti saat membuat tulisan. Nah, agar kamu terbebas dari konten plagiat, cek kembali hasil tulisanmu dengan 5 perangkat berikut:

Plagiarims Checker

Plagiarism Checker merupakan perangkat yang paling sering digunakan oleh penulis. Perangkat ini gratis dengan fitur-fitur yang lengkap. Bahkan, di sini kamu juga bisa mengecek apakah hasil tulisanmu dijiplak orang lain atau diambil tidak secara langsung. Jika iya, kamu akan mendapatkan pemberitahuan resmi lewat akun email. Kamu bisa menggunakan perangkat Plagiarism Checker secara online tanpa harus mengunduh apa pun.

5 Tools Berikut Bantu Jasa Penulis Artikel Terbebas dari Konten Plagiat

Dupli Checker

Kamu juga bisa pakai Dupli Checker untuk mendeteksi plagiasi. Meskipun tampilannya tidak terlalu menarik, Dupli Checker punya beragam manfaat yang keren. Selain gratis, kamu juga diberikan 2 cara mendekteksi konten plagiat, yaitu dengan menuliskan kata demi katanya, atau dengan mengunggah langsung satu failnya. Kamu bisa melakukan pengecekan plagiasi sampai 50 konten setiap harinya jika sudah melakukan pendaftaran di perangkat lunak ini.

Copyleaks

Perangkat ini biasanya dimanfaaatkan untuk tujuan bisnis dan pendidikan, seperti jasa penulis artikel yang memproduksi konten ramah SEO. Copyleaks bisa mendeteksi plagiasi di berbagai format konten dan berbagai bahasa, lo. Berbagai fitur yang tersedia di sini memudahkan pencarian modul atau duplikasi konten yang beredar di internet. Perangkat lunak ini juga sudah ada versi aplikasinya yang bisa kamu unduh di ponsel. Namun, penggunaan bebas biaya Copyleaks maksimal hanya 10 halaman saja.

PaperRater

Selanjutnya, ada PaperRater. Kabarnya, perangkat tak berbayar ini telah digunakan oleh berbagai kalangan di lebih dari 140 negara. PaperRater bisa kamu gunakan untuk memeriksa gramatik pada konten berbahasa Inggris, mencari kosakata alternatif, sekaligus melakukan pengecekan plagiasi. Kalau kamu merasa tidak yakin dengan penggunaan kata yang kamu pilih, kamu pun bisa melakukan proofreading. PaperRater dikembangkan oleh para ahli di bidang linguistik dan memberikan hasil yang akurat dalam waktu singkat.

Plagiarisma

Yang terakhir, ada Plagiarisma. Perangkat ini juga banyak digunakan oleh penulis maupun mahasiswa saat membuat tulisan. Plagiarisma didukung oleh lebih dari 190 bahasa. Kamu bisa mendeteksi plagiasi dari berbagai format fail hingga teks URL. Untuk pendekteksian otomatis, kamu bisa mengunduh program ekstensi atau add-on pada Google Chrome atau Firefox di laptopmu.

Tentunya, masih banyak perangkat lain yang bisa kamu gunakan selain yang 5 di atas. Kelima perangkat tersebut memang banyak digunakan oleh para penulis dan penyedia jasa penulis artikel. Tak hanya mudah digunakan untuk mendeteksi adanya unsur plagiasi, kelima perangkat tadi bisa digunakan secara gratis.

Kamu juga bisa menyiasatinya dengan menggabungkan berbagai sumber saat menulis, tidak hanya bergantung pada satu sumber saja. Baca kalimat demi kalimatnya dengan teliti, dan ubah kalimat tersebut dengan gaya tulisanmu sendiri. Sebisa mungkin, carilah kosakata alternatif, sehingga tidak ada kata yang sama persis meskipun maknanya tidak berubah. Lebih amannya lagi jika kamu menuliskan sumber dalam bentuk catatan kaki pada akhir tulisanmu. Berkarya pun ada seninya, jangan asal comot saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *