konten media sosial

Mau Konten Media Sosial Lebih Berkualitas? Ini Rahasianya!

Apakah Anda ingin menciptakan konten media sosial yang membuat orang tidak sabar untuk membagikannya?

Ingin jumlah pengikut Anda bertambah?

Ingin konten Anda tampil di halaman utama Google?

Semua keinginan Anda dapat terwujud, tetapi Anda perlu memahami lebih dulu bagaimana cara membuat konten media sosial berkualitas.

Ingat, konten berkualitas tidak hanya menarik minat pembaca, melainkan juga mesin pencari.

1. Pengertian Konten Media Sosial

konten media sosial
econsultacy.com

Konten merupakan istilah yang digunakan untuk memudahkan identifikasi dan kuantifikasi beragam format dan genre informasi.

Pada dasarnya, konten adalah informasi berupa tulisan, gambar, video, dan audio.

Sementara media sosial adalah wadah atau sarana berbasis internet yang dapat digunakan untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan berbagi.

Secara umum, media sosial terbagi ke dalam tiga jenis platform, yakni komunitas online dan forum, blog, dan jejaring sosial.

Dengan kata lain, konten media sosial adalah tulisan, gambar, video, atau audio yang dibuat dan dibagikan melalui forum, blog, atau jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, YouTube, Instagram, dan lainnya.

Keberadaan media sosial dapat memperluas penyebaran konten dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Hanya berbekal koneksi internet, pembaca dapat mengakses informasi yang diinginkan dan membagikan konten tersebut kepada orang lain.

2. Tips Membuat Konten Media Sosial

Dengan segala kemudahan tersebut, tak heran jika banyak orang tertarik untuk membuat konten media sosial yang dapat bermanfaat bagi orang lain sekaligus menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Untuk mengoptimalkan konten Anda di mesin pencarian, meningkatkan pengikut di media sosial, dan melejitkan omzet bisnis, pastikan untuk membuat konten media sosial berkualitas.

Konten berkualitas tidak hanya orisinal, melainkan juga berbobot dan kredibel.

Lantas, bagaimana caranya? Adapun tips membuat konten media sosial berkualitas, antara lain sebagai berikut.

a. Tentukan Pilar Utama

Menentukan pilar utama sebelum menciptakan sebuah konten adalah keharusan. Anda bisa saja membuat konten sesuka hati tanpa memperhatikan pilar utama.

Namun, akankah konten tersebut dapat menarik minat audiens?

Ingat, hanya konten berkualitas yang sanggup bersaing untuk menduduki halaman utama mesin pencari.

Hanya konten berkualitas yang dapat menarik perhatian dan minat pengguna media sosial.

Oleh karena itu, Anda tak boleh menyepelekan pilar utama sebuah konten.

Adapun, empat pilar utama yang harus Anda perhatikan, di antaranya sebagai berikut.

  • Siapa Target Audiens
konten media sosial
attractandclose.com

Hal utama yang wajib Anda lakukan adalah menentukan siapa target audiens.

Target audiens adalah orang yang ditargetkan untuk mengunjungi blog atau website Anda, membeli produk atau jasa, pelanggan email, atau pengikut Anda di media sosial.

Menetapkan target audiens memang tidak mudah, terutama bagi Anda yang masih awam dalam pembuatan konten.

Langkah pertama yang dapat Anda coba adalah menentukan demografis, seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, tempat tinggal, dan jumlah penghasilan.

Semakin spesifik, semakin mudah untuk membuat konten. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat konten dengan tema pengasuhan, maka sasarlah calon ibu dan orang tua yang memiliki anak dengan rentang usia 0-5 tahun.

Selanjutnya, tentukan psikografis, yakni aspek yang berkaitan dengan psikologi audiens. Faktor inilah yang dapat menggerakkan audiens untuk berkunjung ke media sosial Anda dan membagikan informasi tersebut kepada orang lain.

Melakukan survei atau bertanya langsung pada teman Anda yang memiliki demografis mirip dengan target audiens adalah cara paling mudah untuk menentukan psikografis.

Dengan cara ini, Anda akan mengetahui apa keinginan, ketakutan, masalah, dan harapan audiens.

Misalnya, setelah melakukan cara tersebut, Anda kemudian mendapatkan hasil, yakni ibu yang kesulitan menentukan pola asuh anak, calon ibu yang belum memiliki pengalaman mengasuh anak, ibu yang ingin sukses merawat dan mendidik anak, ibu yang tak ingin melewatkan masa golden age anak, dan wanita karir yang ingin bekerja sekaligus mengasuh anak.

Dengan hasil tersebut, Anda akan lebih mudah membuat konten media sosial yang tepat bagi target audiens.

  • Apakah Konten yang Akan Dibuat Bisa Membantu Audiens?

Perlu diingat bahwa konten media sosial yang memiliki nilai manfaat tinggi lebih disukai oleh audiens.

Ciptakan konten yang dapat membantu audiens menyelesaikan masalah dan kekhawatirannya.

Misalnya informasi mengenai cara mudah menggali potensi anak usia dini, masalah kesehatan yang biasa menyerang anak bayi, tips melatih anak berjalan, atau fakta seputar balita yang perlu diketahui oleh orang tua.

Dengan cara tersebut, konten Anda memiliki peluang tinggi untuk dibagikan melalui media sosial dan menjadi pengikut Anda.

Kesempatan untuk tampil di halaman pertama mesin pencari pun semakin terbuka lebar.

  • Apa Konten Tersebut Benar?

Jika Anda ingin membuat konten media sosial berkualitas, maka Anda wajib memastikan kebenaran informasi yang disampaikan.

Jangan pernah membuat konten yang mengandung hoaks.

Selain menurunkan kredibilitas Anda, hal tersebut dapat menyebabkan Anda tersangkut masalah hukum, yakni melanggar Pasal 28 ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU IT) dengan ancaman kurungan penjara selama enam tahun penjara dan denda maksimal satu miliar.

Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dalam membuat dan menyebarkan informasi melalui media sosial.

Pastikan konten yang Anda buat hanya memuat kebenaran. Akan lebih baik jika konten tersebut berisikan pengalaman Anda selama mengasuh anak dan masalah yang Anda hadapi.

  • Tujuan
konten media sosial
applesandabcs.com

Tentukan tujuan konten yang Anda buat sebelum mengunggahnya ke media sosial.

Apakah konten tersebut bertujuan untuk menambah pengikut, meningkatkan trafik blog atau website Anda, brand awareness, meningkatkan omzet penjualan produk, atau tujuan lainnya? Menentukan tujuan akan memudahkan Anda mengarahkan konten agar tepat sasaran.

Misalnya, jika tujuan Anda untuk meningkatkan pengunjung blog, maka pastikan dalam setiap konten terdapat tautan yang mengarah ke blog Anda.

Jika Anda ingin meningkatkan omzet penjualan, maka pastikan Anda menyelipkan call to action (CTA) di akhir konten.

Sementara bagi Anda yang memiliki tujuan untuk membangun brand awareness, pastikan konten memuat informasi lengkap mengenai brand atau produk Anda.

b. Kelompokan Konten

Pengelompokan konten memudahkan Anda untuk menentukan target audiens dan mencapai tujuan yang diinginkan.

  • Informatif

Konten informatif merupakan salah satu jenis konten yang paling banyak menghasilkan trafik pengunjung.

Pasalnya, konten jenis ini berkaitan erat dengan konten update. Hanya saja, konten informatif mengupas lebih jauh mengenai berita yang tengah hangat diperbincangkan.

Sebagai contoh, berita sedang ramai adalah berita tentang pengusaha X yang berhasil masuk dalam daftar seratus orang terkaya di dunia.

Jika konten update akan mengulas berita terbaru mengenai pengusaha X, maka konten informatif akan membahas hal yang terkait dengan pengusaha tersebut.

Misalnya latar belakang pengusaha X, kehidupan masa kecilnya, hobinya, perjuangannya meraih predikat orang terkaya, dan informasi lainnya yang masih relevan.

  • Komunikasi

Pernahkah Anda mendengar tentang konten komunikasi? Umumnya, konten jenis ini bertujuan untuk memancing reaksi dan respons pengguna media sosial.

Dibandingkan dengan jenis konten lainnya, konten ini memang kurang familier padahal bisa jadi Anda pernah membuatnya.

Sebagai contoh, Anda mengunggah gambar Pantai Kuta Bali. Tanyakan kepada audiens Anda, apakah ada di antara mereka yang pernah mengunjungi Pantai Kuta Bali? Apa pendapat mereka mengenai pantai tersebut? Adakah pengalaman menarik selama berada di Pantai Kuta?

Selain konten pertanyaan, terdapat sejumlah jenis konten komunikasi lain yang juga efektif meningkatkan rangking media sosial Anda, yakni polling atau jejak pendapat, meminta saran dan nasihat, pro dan kontra, dan konten “caption this foto”.

Berkomunikasi dengan pengikut di media sosial dapat membangun kedekatan. Ketika Anda mengunggah sebuah konten, mereka akan lebih cepat menerima informasi yang Anda sampaikan.

  • Edukasi

Konten edukasi merupakan konten yang dibuat untuk mendidik dan menambah pengetahuan.

Meskipun bersifat memberi informasi, konten edukasi dapat digunakan untuk membentuk citra diri.

Namun, Anda harus konsisten dalam membuat konten media sosial yang relevan dan berkualitas.

Misalnya Anda seorang psikolog dan ingin berbagi pengetahuan kepada orang lain, maka buatlah konten yang berkaitan dengan ilmu psikologi, seperti dampak psikologi perceraian pada anak, apa saja konsep psikologi pemasaran, dan pentingnya mempelajari psikologi.

Selain mendidik, konten edukasi pun dapat digunakan untuk meningkatkan produk Anda di mata konsumen.

Misalnya Anda menjual produk herbal, maka buatlah konten edukasi yang berhubungan dengan kesehatan.

Jika Anda menjual baju anak, maka buatlah konten edukasi yang berkaitan dengan fesyen.

Konten edukasi lain yang dapat Anda buat, antara lain tips dan trik, studi kasus, data penelitian, tutorial, strategi, dan webinar.

Panduan Menjadi Content Creator

Content creator kini menjadi profesi yang menarik. Kamu bisa bekerja secara fleksibel dengan penghasilan besar. Tertarik menjalani profesi ini?

Klik disini untuk membaca

  • Hiburan

Konten hiburan termasuk dalam kategori konten paling populer dan banyak diminati pengguna media sosial.

Berdasarkan data dari Indonesia Digital Association (IDA), 70% konten didominasi oleh berita hiburan.

Rata-rata pengguna smartphone menghabiskan waktu sekitar enam puluh hingga delapan puluh menit untuk mengakses berita hiburan.

Maklum saja, konten jenis ini bersifat ringan dan menghibur. Jenisnya pun beragam, mulai dari gosip, tempat wisata, film, kuliner, hingga hal-hal unik.

Beberapa konten yang juga termasuk dalam kategori hiburan, antara lain lelucon, meme, teka-teki, nostalgia, kontes atau giveaway, dan komik.

Untuk mendapatkan konten media sosial berkualitas, Anda harus menentukan materi yang dapat menghasilkan trafik atau meningkatkan jumlah pengikut Anda.

Ingat, persaingan konten hiburan sangat tinggi, Anda perlu menggunakan strategi yang tepat. Salah satu caranya adalah memberikan informasi lengkap yang belum disampaikan oleh orang lain.

Alih-alih membuat konten gosip salah satu selebritas, lebih baik Anda membuat konten rangkuman gosip terpanas deretan selebritas populer di tahun yang sama. Contohnya sebagai berikut.

  • Seleb Y Patah Hati, Intip 5 Seleb Bernasib Sama
  • Selain Z, Deretan Penyanyi Ini Juga Terseret Skandal Narkoba di Tahun 2019
  • Model M Masuk Universitas Dunia, 7 Model Ini Juga Tak Kalah Pintar

Contoh lain, jika Anda ingin membuat konten tempat wisata, muat beberapa tempat dalam satu konten, seperti “10 Tempat Wisata Romantis di New Zealand”, “25 Tempat Wisata Terbaik untuk Bulan Madu di Bali”, atau “50 Tempat Wisata Paling Populer di Indonesia”.

Dengan cara tersebut, Anda dapat bersaing dengan konten lainnya. Bahkan, tak menutup kemungkinan tingkat pencarian konten Anda jauh lebih tinggi daripada konten serupa.

  • Inspirasi

Konten inspirasi merupakan salah satu strategi yang efektif membangun kesadaran pengguna media sosial sekaligus meningkatkan jumlah pengikut Anda.

Sesuai dengan namanya, konten ini haruslah mengandung unsur yang mampu menginspirasi, membangkitkan emosi, dan menyulut semangat orang lain.

Umumnya, konten jenis ini lebih banyak digunakan sebagai media promosi produk atau jasa.

Beberapa konten yang termasuk dalam kategori ini adalah quotes, fakta menakjubkan, gambar yang dapat memengaruhi emosi, dan kisah sukses orang ternama.

Untuk membuat konten media sosial jenis ini tidaklah mudah. Namun, bukan berarti mustahil dilakukan.

Anda dapat membuat konten mengenai gaya busana, makeup untuk pernikahan, gaya dan dekorasi rumah, usaha modal kecil, kata-kata bijak, kata motivasi, hingga inspirasi kehidupan.

Kendati cukup banyak jenis konten inspirasi yang beredar di media sosial, kisah sukses seseorang menjadi topik yang paling diminati.

Pasalnya, konten ini tidak hanya menceritakan tentang perjalanan hidup, melainkan juga memberi dorongan dan motivasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Contohnya tentang perjalanan hidup D yang sukses sebagai peternak sapi atau kisah jatuh bangun E sebelum menjadi penulis terkenal.

  • Promosi

Konten media sosial berupa promosi bertujuan untuk meningkatkan edge rank media sosial, memperkenalkan produk atau jasa, dan meningkatkan penjualan.

Konten ini paling banyak digunakan oleh pebisnis yang ingin produk atau jasanya lebih dikenal luas.

Maklum saja, media sosial merupakan tempat promosi terbaik yang dapat melejitkan omzet.

Sebelum Anda membuat konten promosi, terdapat sejumlah hal yang wajib Anda perhatikan, antara lain:

  • Tetapkan tujuan Anda, apakah konten promosi hanya untuk memperkenalkan produk atau untuk meningkatkan penjualan?
  • Sebaiknya hindari konten hard selling.
  • Sangat direkomendasikan untuk menggunakan konten soft selling dengan teknik covert selling atau copywriting. Cara ini lebih halus dibandingkan hard selling sehingga orang tidak merasa “dipaksa” membeli produk Anda.
  • Buatlah konten yang tengah menjadi tren atau bahasan hangat.
  • Hindari posting konten promosi berlebihan. Misalnya, jika jatah update Facebook Anda adalah lima kali sehari, maka cukup gunakan satu kali kesempatan untuk mempromosikan produk atau jasa Anda.

Beberapa contoh konten promosi yang dapat Anda buat, meliputi produk dan layanan, promo atau diskon, produk gratis bagi langganan email, dan testimonial klien. Untuk mengoptimalkan promosi produk, sertakan gambar atau video yang relevan.

Ingat, sebagus apa pun produk yang Anda tawarkan atau sehebat apa pun teknik pemasaran Anda, jika tidak diimbangi dengan konten media sosial berkualitas, maka hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan Anda.

c. Gunakan Tools Analitik

Anda tentu sudah tidak asing dengan tools analitik, bukan?

Pada mulanya, tools analitik hanya digunakan untuk keperluan blogging, yakni untuk mengetahui asal dan karakteristik pengunjung, konten atau produk yang menarik perhatian pengunjung, halaman yang dikunjungi pertama kali, kata kunci yang digunakan pengunjung, dan memantau optimasi SEO dan visitor yang berasal dari media sosial.

Namun, sejak media sosial semakin populer dan dapat digunakan untuk menghasilkan passive income, muncul beragam jenis tools analitik sesuai dengan platform media sosial.

Agar lebih jelas, simak uraian berikut ini.

  • Twitter
konten media sosial
twittertoolsbook.com

Tools analitik khusus Twitter membantu Anda mendapatkan informasi mengenai profil yang hendak ditelusuri.

Selain itu, tools ini juga dapat digunakan untuk menganalisis dan memantau perkembangan jumlah pengikut, tweet harian, analisis topik hashtag, dan riset kompetitor.

Beberapa tools analitik yang dapat digunakan, antara lain Twitonomy, Tweetbinder, Twittercounter, Twtrland, dan Tweetreach. Anda pun dapat memantau setiap posting melalui pengaturan analisis.

  • Facebook

Untuk menganalisis data di Facebook, Anda tak memerlukan tools tambahan. Cukup dengan memilih insightpostspost type, Anda dapat meninjau keterlibatan audiens terhadap konten yang Anda posting, baik berupa tulisan, tautan, gambar, dan video.

Seain itu, tools ini pun memberikan informasi mengenai data pengguna, demografi, minat, pekerjaan, gaya hidup, dan lokasi.

Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah mengoptimalkan konten yang ada untuk menjangkau lebih banyak audiens.

  • YouTube
konten media sosial
johnlincoln.marketing

Tools analitik khusus YouTube berfungsi untuk memudahkan Anda membuat konten media sosial yang berbobot, berkualitas, bermanfaat, dan menghibur.

Dengan fitur yang ditawarkan tools analitik, Anda dapat menjangkau penonton dari berbagai media sosial, melacak rangking konten video Anda dan pesaing, memudahkan pencarian keyword dan tag populer, menjadwalkan video yang hendak diunggah, dan mengecek statistik channel.

Beberapa tools yang dapat Anda gunakan, antara lain TubeBuddy, vidIQ, dan Hootsuite.

  • Instagram

Tak dapat dimungkiri bahwa sebagian besar konten media sosial diunggah melalui Instagram. Maklum saja, Instagram memiliki jumlah pengguna yang tak kalah besar dari media sosial lainnya. Instagram pun mudah dioperasikan.

Untuk mengoptimalkan konten yang Anda bagikan melalui Instagram, gunakan tools analitik, seperti Instagram Business Tool, Latergramme, Iconosquare, Piqora, dan Ink361.

Tools analitik Instagram tersebut dapat digunakan untuk menampilkan konten populer, history post, berita terbaru, analisis terhadap konten yang disukai, mengelola frekuensi posting konten, memantau statistik komentar pada gambar, dan manajemen interaksi.

d. Manfaatkan Momen

Anda tentu menyadari bahwa momen akan selalu berubah setiap saat. Alangkah bijak, jika Anda memanfaatkan momen yang ada untuk memperbesar peluang usaha ataupun kesempatan menguntungkan lainnya. Ingat, waktu tidak akan pernah terulang, begitu juga dengan momen.

Oleh karena itu, manfaatkan momen penting sebaik mungkin. Adapun caranya, antara lain sebagai berikut.

  • Trivia Hangat
konten media sosial
socialmediaexaminer.com

Ketika media sosial dipenuhi trivia hangat, jangan ragu untuk menciptakan konten sejenis.

Meskipun sebagian besar trivia hangat berupa konten yang remeh, faktanya hal ini dapat meningkatkan jumlah audiens Anda.

Contohnya trivia gim, tebak gambar, atau kuis online berhadiah.

  • Merespons Isu

Anda pun dapat memanfaatkan isu hangat sebagai ide dasar pembuatan konten.

Namun, pastikan bahwa konten yang Anda buat sesuai dengan fakta yang ada.

Konten yang sesuai dengan kebenaran dapat meningkatkan reputasi Anda dan berpeluang menjadi topik paling dicari oleh audiens.

  • Hari Besar
konten media sosial
instagram.com/pandawatech

Hari besar menjadi momen terbaik untuk menciptakan konten berkualitas yang banyak dicari.

Misalnya, mendekati hari lebaran, Anda dapat membuat konten mengenai tips mudik, cara agar terhindar dari mabuk darat, atau inspirasi fesyen keluarga di hari Idulfitri.

e. Jangan Selalu Bikin Konten untuk Bisnis

Kendati Anda memiliki produk atau jasa untuk dijual, bukan berarti Anda harus membuat konten untuk bisnis saja.

Pasalnya, konten nonbisnis justru memberikan dampak yang lebih besar. Mengapa demikian? Karena banyak orang yang lebih menyukai konten tanpa “embel-embel” iklan atau promosi, meskipun sebenarnya konten tersebut memiliki kaitan dengan bisnis Anda.

Membuat konten untuk keperluan di luar bisnis dapat meningkatkan rangking media sosial.

Hal ini tidak hanya membuat Anda lebih populer, melainkan juga meningkatkan jumlah pengikut, memperluas cakupan audiens, dan membuka peluang kerja sama dengan pihak lain, seperti endorsement di media sosial.

Demikianlah informasi mengenai rahasia membuat konten media sosial berkualitas. Nah, sudah siap tambah pengikut? Yuk, bikin konten media Anda sekarang! Jangan lupa bagikan artikel ini, ya!

Panduan Menjadi Content Creator

Content creator kini menjadi profesi yang menarik. Kamu bisa bekerja secara fleksibel dengan penghasilan besar. Tertarik menjalani profesi ini?

Klik disini untuk membaca