Posted on

Variatif! Inilah 10 Cara Membuat Copywriting yang Menarik dan Antimerana

Mau Tahu Cara Membuat Copywriting Sederhana Anti Merana? Berikut 6 Cara Membuat Copywriting yang Sederhana Tapi Menjual

Copywriting merupakan aktivitas menulis teks yang digunakan untuk iklan produk/jasa, tokoh, ide, atau pendapat. Menjadi seorang copywriter bukanlah hal gampang. Copywriter harus memiliki keahlian khusus dalam menulis, memilih kata, merangkai tata bahasa, dan mengeditnya. Lalu, bagaimana cara membuat copywritingbukan hanya yang menarik, tetapi juga yang menjual?

Konsep Membuat Copywriting Iklan

Sebelum mencari berbagai inovasi dari cara membuat copywriting, penting bagi Anda untuk memahami terlebih dahulu teknik dasarnya. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah bereksperimen tanpa harus terpaku pada teori-teori tertentu yang pernah dilakukan orang lain. Anda pun bisa menciptakan inovasi-inovasi copywriting baru dan tidak selamanya menjadi peniru.

Pada dasarnya, copywriting iklan merupakan sebuah permainan kata-kata. Agar menimbulkan kesan mendalam, gaya dan jenis bahasa berikut biasa digunakan dalam copywriting:

  • Eksploratif dan informatif: Mengulas atau menggali informasi secara lebih tajam.
  • Naratif: Memperkenalkan produk Anda dengan sebentuk cerita.
  • Argumentatif: Kalimat-kalimat pendapat yang isinya mampu memengaruhi pembaca.
  • Retoris: Mengungkapkan kebenaran dari produk.

Selanjutnya, agar copywriting Anda menarik dibaca dari awal hingga akhir, pastikan untuk mengikuti 5 tips berikut.

1. Copywriting Iklan Terbaik: Jujur dan Sederhana

Mungkin Anda sering menemukan copywriting yang menggunakan kata berlebihan untuk menarik volume penjualan. Namun, kalimat berlebih yang berujung pada kebohongan merupakan suatu hal yang harus dihindari. Copywriter yang baik menjunjung tinggi nilai kejujuran. Tetaplah jujur dalam kesederhanaan kata yang mengena.

“Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan terbesar di dunia ini: suatu karunia alam. Dan yang terpenting di atas segala-galanya ialah keberaniannya. Kesederhanaan adalah kejujuran, dan keberanian adalah ketulusan.”
Pramoedya Ananta Toer, Mereka yang Dilumpuhkan

“Simplicity is the ultimate sophistication.”
—Leonardo da Vinci

2. Cukup Satu Tujuan dalam Satu Tulisan

Iklan yang kompleks bisa memuat berbagai tujuan. Mulai dari memperkenalkan produk, memicu interaksi dengan pengunjung, mengarahkan pada aksi tertentu, sampai ajakan untuk membeli produk atau memanfaatkan jasa.  Sementara itu, copywriting sederhana fokus pada satu tujuan saja. Misalnya, untuk meningkatkan awareness produk saja.

Meski hanya terpusat pada satu tujuan, copy jenis ini sering kali lebih efektif memikat pembaca. Dengannya, pembaca ingin memperoleh lebih banyak informasi. Jadi, tuliskan satu tujuan Anda secara spesifik, jelas, strategis, dan singkat. Tujuan tersebut akan menjadi pedoman dalam membuat copywriting dan membuat pemasaran lebih sesuai target.

3. Pengetahuan Produk yang Mumpuni

Galilah informasi sebanyak-banyaknya tentang produk/jasa yang akan dipasarkan. Dengannya, Anda dapat memasukkan berbagai fakta serta mencari celah menarik yang dapat membantu pemasaran. Data yang akurat akan membuat copywriting lebih menarik dan tepercaya.

4. Memahami Target Pasar dari Copywriting Iklan

Pertama, pikirkan produk yang Anda jual. Apakah itu produk yang bisa menarik banyak konsumen, produk yang bisa menyaingi kompetitor? Kedua, bagaimana caranya produk tersebut bisa terjual? Apakah dengan menambahkan ilustrasi gambar atau memberikan harga promo? Dan yang paling penting dari semua itu adalah faktor-faktor yang harus dikembangkan dengan strategi, yaitu produknya sendiri, konsumen, pasar, dan cara penyampaiannya.

5. Memilih Judul yang Menarik

Judul yang menarik akan merangsang pembaca untuk meneruskan bacaan sampai selesai. Ada 8 dari 10 orang yang hanya membaca judulnya, dan cuma 2 orang yang akan langsung membaca isinya. Oleh karena itu, buatlah judul yang menarik dan membuat pembaca membaca produk yang kita tawarkan. Adapun, berikut inilah tips dan contoh copywriting yang menarik:

  • Menawarkan manfaat ganda

Buatlalah pembaca seolah-olah ingin membeli manfaat, bukan produk. Misalnya, “Ingin berat badan Anda turun 3 kg dalam 7 hari, plus hadiah uang jutaan rupiah?”

  • Meningkatkan konsekuensi yang ditanggung

Misalnya ketika menjual produk obat nyamuk, gunakanlah judul yang mengingatkan konsumen akan konsekuensi, seperti, “Yakin obat nyamuk anda tidak mengganggu pernapasan?”

  • Menciptakan urgensi

Jangan biarkan pembaca menunda pembeliannya. Caranya dengan menawarkan diskon berbatas waktu atau berbatas kuota. Misalnya, “Dapatkan segera tas branded diskon 25% untuk 5 orang pertama”

——-
Baca juga :

Cara Membuat Copywriting yang Gereget

Copywriting yang menarik biasanya merupakan iklan yang berhasil membuat pembaca geregetan dan tergerak untuk mengambil langkah ataupun sekadar memulai interaksi. Agar semakin gereget, Anda juga dapat melakukan pendekat-pendekatan berikut.

  • Rasional: jelaskan berdasarkan logika tentang nilai guna suatu produk, kinerjanya, atau waktu paling tepat untuk menggunakan produk tersebut.
  • Emosional: buatlah produk Anda memberi efek emosi, seperti rasa nyaman, rasa percaya diri, kebanggaan, eksklusif, humor, kesedihan, rasa dihargai, dan rasa takut. Misalnya, “Wajah indah berseri dalam 7 hari yang bisa memikat hati.”
  • Kombinasi: mengombinasikan pendekatan rasional dan emosional.
  • Moral: sisipkan pesan-pesan yang bisa mengubah kebiasaan seseorang atau rakyat banyak. Misalnya, dalam memasarkan produk herbal alami, Anda dapat menyisipka“Penggunaan bahan X bisa menyebabkan penyakit Y, maka beralihlah ke herbal.”

 

10 Cara Membuat Copywriting yang Menarik dan Menjual

Sekarang, tiba saatnya mempelajari berbagai teknik dan formula copywriting yang pernah ada dan terbukti sukses menjual produk yang dipasarkan.

1. Copywriting yang Menarik dengan Teknik Percakapan

Berbicaralah dengan pembeli seolah-olah mereka berada di sana. Kegagalan menjual produk sering terjadi karena kurangnya komunikasi antara penjual dan pembeli. Merek yang lihai dengan komunikasi akan mampu menarik pembeli lebih banyak daripada merek yang tidak lihai. Ketika membuat percakapan dengan pembeli, biarkanlah percakapannya mengalir, berirama, informal, alami, dan tentunya jelas.

Hindari percakapan yang terlalu panjang, kompleks, dan terlalu intelek. Cobalah berlatih dengan orang nyata yang ada di sekitar Anda, lalu buatlah percakapan yang membuat pembeli tertarik dengan produk. Meski tidak langsung membeli, pembaca yang suka dengan produk Anda akan menyampaikannya pada orang lain.

2. Copywriting Iklan yang Membuat Baper

Teknik baper selling diperkenalkan oleh Kusnandar Putra. Di sini, Anda harus mengabaikan teori copywriting apa pun. Tugas Anda adalah menciptakan tulisan apa pun terkait produk, bisa berupa testimoni, cerita keseharian, pengetahuan produk, ataupun opini. Sisipkan nama atau karakter produk yang ingin dipasarkan tanpa menyebutkan bahwa Anda menjual atau menawarkan produk tersebut.

Tidak ada teori khusus dalam teknik ini, cukup ungkapkan produk Anda dengan melibatkan perasaan. Tugas Anda hanyalah membuat pembaca merasa terbawa perasaannya (baper) dan merasakan manfaat/pentingnya suatu produk, Selanjutnya, tinggal tunggu pembaca menanyakan sendiri cara mendapatkan produk tersebut. Inilah saatnya mengonversi pembaca menjadi pembeli!

Contoh copywriting yang menarik:

Alhamdulillah, hari ini mengirimkan 100 paket pesanan buku Matematika Asyik karya Prof. Yohanes Surya.

Unggah kalimat di atas dengan menyertakan foto produk yang dimaksud. Berikut contoh lain dari copywriting yang menjual menggunakan teknik baper selling untuk penyedia pelatihan desain digital:

Mampu mencari uang sendiri merupakan hal yang baik. Terlebih bagi calon penanggung nafkah, tidaklah terpuji menggantungkan diri dari pemberian orang tua atau mertua, apalagi meminta-minta kepada orang lain tanpa berusaha keras dahulu. Perbanyak kemampuan diri Anda sehingga bisa bermanfaat ketika sewaktu-waktu diperlukan. Handphone Anda merupakan modal sangat berharga untuk mempelajari hal baru dan upgrade berbagai kemampuan. Contohnya, Anda bisa belajar desain di TH Course. Hanya dengan modal smartphone, Anda berkesempatan membuka lebar pintu rezeki dari rumah.

Copywriting di atas dapat dilanjutkan dengan menjabarkan materi pelatihan yang akan diajarkan dan segala bonus atau benefit yang peserta dapatkan.

3. Personal Branding: Copywriting yang Menjual dengan Sangat Halus

Inilah cara membuat copywriting iklan yang sangat halus. Dalam berbagai teori marketing melalui media blog, sering kali pemilik blog disyaratkan untuk mengunggah konten secara berkala atau bahkan sesering mungkin. Namun, Yaro Starak, narablog sukses dari Australia memiliki pandangan berbeda.

Yaro tidak menyarankan seorang narablog atau marketer untuk memaksakan diri mengunggah konten baru jika tidak benar-benar senang dengan hasil tulisannya. Yaro hanya mengimbau para pengunggah konten untuk berkomitmen terus membuat konten baru. Buatlah konten dengan sepenuh hati dan pastikan bahwa konten tersebut bermanfaat bagi pembaca.

Teknik ini dapat meningkatkan kredibilitas Anda terkait dengan produk yang dipasarkan. Pembaca tentu lebih memercayai saran dari seorang ahli. Selanjutnya, cantumkanlah tautan-tautan menuju produk yang Anda tawarkan dalam profil singkat penulis yang biasa terdapat pada akhir tulisan/konten.

Sebagai contoh, Anda memiliki bisnis pelatihan online yang menghasilkan. Untuk itu, tuliskanlah konten yang menerangkan bagaimana sebuah usaha online dapat sukses menawarkan produk/jasa kepada konsumen. Konten juga bisa berupa tips dan langkah-langkah sukses dalam menjalankan bisnis online. Selanjutnya, Anda dapat menyisipkan iklan pelatihan dalam profil penulis di akhir tulisan. Misalnya, dengan kalimat berikut ini.

Agar tidak harus mencoba-coba dari nol, kami menyediakan pendampingan bagi Anda yang ingin membangun bisnis, dalam 7 Langkah Menghasilkan Passive Income dari Internet. Kami akan membimbing Anda langkah demi langkah.

Jangan lupa, tautkanlah program di atas ke halaman transaksi atau landing page. Halus sekali, kan?

4. Teknik Advertorial: Semua Orang Suka Membaca Kisah

Anda hidup di tempat terpencil, tetapi memiliki bisnis pelatihan online yang dapat dijalankan di mana saja. Coba tuliskanlah pegalaman hidup Anda. Terangkan bagaimana terpencilnya tempat tinggal Anda, Anda pun hanya berdiam di dalam rumah, tetapi tetap dapat menghasilkan cukup uang untuk hidup. Uraikan usaha atau langkah apa saja yang Anda upayakan untuk memperoleh penghasilan. Selanjutnya, sisipkanlah iklan pelatihan secara halus di akhir tulisan.

Anda ingin turut merasakan kucuran uang mengalir ke rekening meski hanya berdiam di rumah? Online Coaching Training membocorkan rahasia sukses membangun jaringan pelatihan online, tidak peduli di mana pun Anda tinggal.

5. Istimewakan Pembaca yang Membaca Copywriting Iklan

Siapa yang tidak ingin diperlakukan istimewa? Semua orang menginginkannya, baik dalam interaksi nyata maupun virtual. Oleh karena itu, buatlah pengunjung merasa istimewa dengan memberikan bonus atau kekhususan yang hanya bisa mereka dapatkan, tidak dengan orang lain. Bonus bisa berupa produk yang dikirim secara pribadi ke e-mail atau alamat pengunjung, bisa juga berupa diskon terbatas untuk mereka. Contoh menggaet pelanggan dengan tawaran istimewa:

Terdengar ribet? Kami akan menjadikannya mudah, hanya untuk Anda. Kami akan mengirimkan kepada Anda e-book langkah demi langkah rahasia memanen pelanggan dari status WA. GRATIS. Cukup masukkan nomor telepon Anda ke kotak berikut ini dan kami akan segera mengirimkan e-book kepada Anda.

6. Membuat Copywriting Iklan, Melakukan Permainan Kata

Kata-kata dapat menjadi hal yang dapat menawan pembaca sehingga mau mengikuti keinginan penulis. Dalam penjualan, beberapa kata berikut ini dapat menjadi magnet kuat yang memikat: rahasia, lebih, cepat, praktis, sekarang, buruan, Anda, mudah, baru, spesial, segera, cara, solusi.

Contoh copywriting yang menarik dan menjual:

Ketika melihat fotografi yang menarik, tentu Anda ingin mengetahui lebih lanjut pesan di balik foto tersebut. Lebih lanjut lagi, Anda juga penasaran apa rahasia para fotografer menghasilkan fotografi yang menawan. Padahal, fotografi yang bagus dapat diperoleh saat Anda menerapkan 5 teknik fotografi dengan tepat:

  • Sudut pandang (angle)
  • Komposisi (composition)
  • Pembingkaian (framing)
  • Pencahayaan (exposure)
  • Fokus (focus)

Bayangkan jika Anda dapat menguasai teknik-teknik di atas dengan cepat, lalu menggunakannya untuk mempromosikan produk ataupun jasa Anda.

Kami punya solusinya. Pelatihan Kilat Fotografi 3 Hari Modal Smartphone membimbing Anda belajar teknik fotografi sehingga bisa menghasilkan foto profesional, bagaikan diambil menggunakan kamera mahal.

7. AIDCA: Formula Klasik Membuat Copywriting Iklan

Inilah cara membuat copywriting yang sering didengungkan oleh banyak copywriter, AIDCA. Sebagian di antaranya meringkas formula ini dengan AIDA. Teknik ini menyarankan urut-urutan penulisan bagian tulisan yang dinyatakan paling sukses menarik minat baca, berikut juga minat beli.

A-Attention: bersifat menggoda dan menarik pembaca.

I-Interest: menarik perhatian atau minat pembaca.

D-Desire: dapat memengaruhi hasrat pembaca.

C-Conviction: dapat meyakinkan pembaca.

A-Action: dapat menghasilkan tindakan yang diinginkan dari pembaca.

8. Copywriting yang Menarik dengan Formula 4U

AIDA atau AIDCA bukanlah satu-satunya formula copywriting yang dapat diterapkan. Agar semakin bervariasi, Anda juga dapat menerapkan 4U, yaitu urgent, unique, useful, and ultra-spesific. Copywriting Anda akan menggaet banyak perhatian apabila memuat informasi yang harus diketahui segera atau memuat informasi yang unik dan bermanfaat. Jika informasi yang akan disampaikan tidak terlalu unik, Anda masih bisa bermain dari cara penulisan yang unik. Selanjutnya, agar iklan menjadi tepat sasaran, pastikan untuk menulis mematrikan perhatian pada target pasar yang spesifik.

9. Formula 4C: Cara Membuat Copywriting yang Menjual

Formula ini merupakan akronim dari clear, concise, compelling, credible. Di sini, Anda dapat melupakan segala teknik copywriting yang pernah diketahui. Cukup tuliskan iklan secara jelas (clear), ringkas (concise), dan meyakinkan (compelling). Jika ketiga hal ini sudah termuat dalam sebuah copywriting, iklan Anda akan mudah diterima dan dipahami oleh target pasar. Namun, ketertautan atau engagement dapat terjadi ketika ketiga hal tersebut disempurnakan dengan sebuah kredibelitas. Untuk mencapainya, pastikan copywriting Anda autentik dan memuat informasi yang benar.

10. Merambah Media Sosial dengan Formula 4P

Formula ini cocok untuk diterapkan di media sosial karena diawali dengan penggunaan foto atau gambar sebagai penarik perhatian. Lebih lengkapnya, 4P merupakan akronim dari bagian-bagian berikut:

P-Picture: gunakan foto atau gambar yang tajam, jelas, dan menarik di awal copywriting untuk menarik perhatian pembaca.

P-Promise: terangkan apa yang Anda janjikan dalam foto tersebut. Apa saja hal yang dapat pembaca dapatkan saat memanfaatkan atau mengikuti pesan pada gambar.

P-Prove: jangan hanya mengumbar janji, tapi buktikan juga pernyataan yang Anda janjikan. Data dan testimonial bisa menjadi bukti yang dapat disajikan dan menguatkan iklan.

P-Push: berikan tekanan bagi pembaca untuk melakukan transaksi, misalnya dengan menawarkan diskon terbatas yang hanya berlaku sampai tanggal tertentu.

Itulah 10 cara membuat copywriting yang menarik dan menjual. Sebuah iklan merupakan sebuah permainan kata-kata dan memberi aksi berupa emosi. Teknik mana yang paling Anda sukai? Namun, mengetahui teori saja tidaklah cukup. Banyak latihan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kemampuan membuat copywriting iklan. Jadi, tuliskan copy Anda sekarang dan ciptakanlah variasi iklan Anda sendiri.

2 thoughts on “Variatif! Inilah 10 Cara Membuat Copywriting yang Menarik dan Antimerana

  1. Iya, judul yang menarik itu penting banget supaya website kita diklik. Harus bisa merangsang ingin tahu pembaca dan terlihat memberi manfaat buat mereka.

    Seperti artikel ini: 6 Cara Membuat Copywriting, teknik membuat judul ala how-to biasanya membuat peselancar dunia maya ingin tahu apa saja poin-poinnya.

  2. Kalau punya contohnya, tolong share dunk….
    Kalau ada contohnya, saya rasa akan leih mudah memahami…..
    Contoh yg saya maksud, contoh full teks….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.