cara membuat artikel

Cara Membuat Artikel dan Peluangnya untuk Pengembangan Berbagai Macam Bisnis

Seiring berkembangnya teknologi, metode pemasaran bagi berbagai bisnis ikut berubah.

Jika tadinya hanya menggunakan media cetak atau elektronik, internet atau situs menjadi salah satu sarana promosi yang tidak kalah mumpuni.

Hampir semua perusahaan memiliki situs masing-masing. Tapi apakah situs-situs ini bisa mendapatkan pengunjung tanpa disertai dengan artikel website serta konten yang bermutu dan menarik?

Di sinilah jasa penulis artikel sebagai salah satu pengisi website berperan.

Selain dengan penggunaan kata kunci dan SEO, cara membuat artikel yang tepat serta isi tulisan yang menarik adalah magnet tersendiri bagi pengunjung untuk mampir ke sebuah situs bisnis.

Dari sekadar membaca-baca tulisan, beberapa produk yang Anda tawarkan bisa saja menarik hati mereka.

1. Pengertian Artikel

gambar ilustrasi bertuliskan articles, terdapat botol tinta kecil beserta sehelai bulu untuk menulis
lowes.co.uk

Berdasarkan pengertiannya, artikel merupakan sebuah karya tulis yang dibuat dengan panjang tertentu.

Tujuannya beragam, bisa untuk mengedukasi, meyakinkan, membujuk hingga menghibur.

Artikel ini nantinya akan dipublikasikan melalui berbagai macam media. Mulai dari koran, majalah hingga website.

Artikel juga bisa disebut sebagai karangan berbentuk esai yang berisi ide-ide atau fakta-fakta yang dibuat secara objektif.

Dengan mengetahui cara membuat artikel menarik, penulis bisa meyakinkan, membujuk hingga menghibur pembacanya.

Cara membuat artikel yang baik dan benar untuk berbagai macam tujuan pada dasarnya sama.

Hal yang membedakan adalah bagaimana penulis ingin melakukan pendekatan dengan artikel yang ditulisnya.

Sebagai penulis, Anda mungkin ingin menyajikan tulisan ringan dan santai untuk menghibur pembaca muda.

Sementara di sisi lain ada pembaca profesional yang memerlukan tulisan dengan kualitas tinggi dan penyampaian yang ilmiah.

Dalam sebuah artikel ada beberapa unsur yang harus ada di dalamnya mencakup kalimat, gaya bahasa dan isi.

Unsur-unsur inilah yang akan membentuk karakteristik artikel yang akan ditulis. Secara umum, ciri-ciri artikel adalah:

  • Tulisan harus dibuat berdasarkan fakta dan isinya bisa dipertanggungjawabkan
  • Cara membuat artikel harus sistematis dan tepat sehingga tujuan penulisannya bisa tercapai dan informasi bisa dicerna oleh pembaca
  • Isi artikel harus memiliki sisi faktual dan informatif. Caranya adalah dengan melakukan riset dan penelitian sebelum penulisan dilakukan
  • Bahasa harus disesuaikan dengan target pembaca yang dituju
  • Mampu mengundang opini, reaksi dan analisa berpikir bagi pembacanya. Di sisi lain artikel juga harus dibuat dengan landasan data dan teori yang jelas
  • Cara membuat artikel harus dilakukan dengan merangkai ragam kalimat yang lugas, logis, denotatif serta efektif.

Artikel juga memiliki beragam jenis berdasarkan tujuan penulisannya.

Pertama ada artikel narasi. Artikel ini digunakan untuk menjelaskan runtutan sebuah kejadian secara jelas dan informatif.

Ada pula jenis artikel deskripsi yang isinya merupakan gambaran dari sebuah objek atau keadaan.

Artikel deskripsi ditulis untuk membuat pembaca seolah-olah melihat, mendengar dan merasakan sendiri sesuatu yang diceritakan. Artikel tentang traveling kebanyakan menggunakan jenis deskripsi.

Jenis artikel yang ketiga adalah artikel argumentasi. Cara membuat artikel menarik jenis ini dilakukan dengan menggunakan data dan fakta ilmiah untuk menguatkan isinya.

Artikel selanjutnya adalah artikel bentuk persuasi. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk memengaruhi pembaca dengan isi tulisan yang dibuat.

Artikel persuasi banyak digunakan untuk tujuan promosi, kampanye dan lain sebagainya.

Artikel jenis yang terakhir adalah artikel eksposisi. Cara membuat artikel eksposisi dilakukan dengan menuliskan penjelasan atau uraian tentang suatu masalah yang dibuat sebagai sumber informasi  dan pengetahuan bagi pembacanya.

2. Struktur Artikel

infografis sederhana tentang struktur artikel
kontenesia.com

Untuk mengetahui cara membuat artikel yang mudah dipahami, pertama-tama Anda harus mengetahui struktur sebuah artikel.

Struktur ini merupakan susunan penyusunan artikel mulai dari judul hingga penutup serta bagaimana fungsi setiap bagian-bagian tersebut.

a. Judul

Judul merupakan bagian yang mewakili artikel. Judul memiliki fungsi untuk menarik minat pembaca serta memberikan gambaran seperti apa kira-kira isi dari artikelnya.

Selain menggambarkan topik dari isi tulisan, judul juga sangat berperan memudahkan orang melakukan pencarian di search engine.

Untuk tujuan menaikkan traffic kunjungan ke situs, artikel sebaiknya dibuat dengan judul menarik sekaligus mengandung kata kunci dengan tingkat pencarian tinggi (SEO).

Dengan begitu, artikel akan mudah ditemukan oleh calon pembaca.

b. Pembuka

Paragraf yang ditulis tepat di bawah judul merupakan pembuka.

Selain judul, penulisan alinea pembuka ini juga sangat menentukan apakah pembaca akan lanjut membaca artikel Anda atau tidak.

Pembukaan ini bisa berisi pengantar yang akan menjadi ‘pintu’ dari inti artikel yang akan Anda tulis.

Ada beberapa cara membuat artikel bagian pembukaan yang bisa Anda praktikkan.

Pertama dengan menuliskan pernyataan atau perkataan tokoh (yang berhubungan dengan materi yang akan dibahas).

Kedua Anda bisa memulai artikel dengan sebuah kisah atau anekdot.

Bisa juga menuliskan kutipan menarik atau perumpamaan untuk memancing rasa penasaran akan paragraf selanjutnya.

c. Penghubung

Setelah pembuka, saatnya Anda menulis bagian penghubung.

Paragraf ini berfungsi sebagai leher yang menyatukan antara kepala (judul dan paragraf pembuka) dengan batang tubuh (isi artikel).

Di bagian inilah biasanya penulis mengungkapkan inti masalah yang akan diuraikan.

Alinea penghubung ini biasanya lebih panjang dan terhubung secara langsung dengan paragraf setelahnnya.

d. Tubuh Artikel

Tubuh artikel atau inti artikel merupakan bagian di mana penulis menguraikan apa yang menjadi permasalahan atau pembahasan tulisannya.

Bagian isi ini bisa terdiri dari beberapa paragraf yang saling berhubungan. Banyaknya tergantung kebutuhan.

e. Penutup

Cara membuat artikel yang baik adalah ketika di bagian akhir artikel yang ditulis, ada paragraf sempurna yang mengakhiri tulisan.

Bagian penutup ini bisa berisi kesimpulan maupun pengulangan-pengulangan bagian penting dari isi artikel.

Bagian ini sangat penting karena di sinilah pembaca dapat menyimpulkan apakah mereka bisa mencerna seluruh tulisan yang dibuat penulisnya atau tidak.

Beberapa panduan content creator

karena panduan content creator memiliki bidangnya sendiri, akan jadi sangat panjang kalau dibahas dalam satu artikel ini. Maka anda sebaiknya membaca beberapa panduan berikut.

Panduan-panduan ini bermanfaat untuk menciptakan konten yang menarik dan teroptimasi.

3. Cara Membuat Artikel

langkah langkah untuk membuat artikel
kontenesia.com

Membuat artikel tidak hanya bisa dimulai dengan mengetahui strukturnya saja.

Banyak orang yang sudah memahami struktur dan fungsi masing-masing bagian artikel, tetapi ketika diminta mengeksekusi, mereka masih kebingungan.

Pada dasarnya, cara membuat artikel ilmiah, opini atau apapun memerlukan pengetahuan atau penguasaan dari tema yang akan Anda buat.

Jika sebelumnya Anda sudah pernah menulis resep masakan beserta langkah-langkah pembuatannya atau pernah membuat catatan perjalanan Anda ke luar negeri yang diposting di halaman media sosial, Anda sudah punya cukup modal untuk menulis artikel.

Untuk mengetahui secara mendalam cara membuat artikel populer dan mudah dipahami, simak langkah-langkah berikut ini!

a. Memilih Tema

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, salah satu tujuan penulisan artikel adalah untuk memberikan informasi dan edukasi bagi pembacanya.

Untuk mencapai tujuan itu, Anda harus menguasai tema yang akan ditulis. Anda bisa memulai dari hal-hal yang Anda sukai atau hal apa yang mengganggu pikiran Anda.

Jika masih kebingungan menentukan tema, coba tanyakan pertanyaan-pertanyaan ini pada diri Anda:

  • “Kemampuan apa yang saya miliki yang kira-kira tidak dimiliki orang lain?”
  • “Hal apa yang terjadi yang mengganggu pikiran saya belakangan ini?”
  • “Hobi apa yang baru-baru ini mulai saya geluti?”

Selain mencari tema yang Anda kuasai, Anda juga harus memastikan bahwa tema itu menarik. Pastikan juga Anda bisa menemukan rujukan untuk bahan tulisan Anda dengan mudah.

b. Memilih Judul

Setelah menentukan tema, saatnya membuat judul.

Perlu diingat bahwa tema dengan judul itu adalah dua hal yang berbeda.

Contohnya tema yang akan Anda angkat adalah tentang ‘kopi di Indonesia’. Judulnya bisa beragam seperti ’10 Kopi yang Paling Enak Asal Indonesia’ atau ‘Bagaimana Kondisi Petani Kopi di Indonesia Saat Ini?’ dan lain sebagainya.

Judul harus dibuat semenarik mungkin sehingga dengan membacanya saja, pembaca tertarik untuk mengetahui isinya.

Salah satu cara membuat judul yang menarik adalah dengan menggunakan angka, pertanyaan atau kalimat yang membuat pembaca merasa penasaran. Ingat, bahwa judul juga harus mewakili isi keseluruhan dari artikel yang akan Anda tulis.

c. Menyusun Alinea Pertama

Paragraf pertama merupakan pembuka. Di sinilah Anda berkesempatan untuk menggiring pemikiran pembaca masuk ke dalam pembahasan yang ingin dipaparkan.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuka artikel:

  • Menggunakan Pertanyaan

Cara membuat artikel dengan menggunakan pertanyaan sebagai pembuka sebenarnya merupakan teknik retorika dasar.

Pertanyaan ini tidak harus menyangkut sesuatu yang berat dan memaksa pembaca untuk berpikir.

Cukup ajukan pertanyaan yang memancing, setidaknya membuat pembaca mulai terlibat dengan materi yang ingin disampaikan.

  • Menggunakan Anekdot

Anekdot bisa berupa kutipan dari orang-orang terkenal atau kisah-kisah lucu yang berhubungan dengan pembahasan.

  • Mengajak Pembaca Membayangkan

Cara lain untuk membuat pembaca terikat dengan artikel Anda adalah dengan mengajak mereka membayangkan.

Pembukaan seperti ini biasanya dimulai dengan kalimat, “Bayangkan seandainya..” atau “Anda mungkin masih ingat dengan…”.

  • Menggunakan Analogi dan Metafora

Untuk melukiskan suatu kondisi, penggunaan analogi dan metafora merupakan salah satu cara yang bagus.

Tidak hanya ringkas tetapi keduanya mampu membuat pembaca merasa terhubung.

Dengan menggunakan perumpamaan ini, pembaca akan mencoba membuat asosiasi dan hubungan dengan tema yang sedang Anda bahas.

  • Menggunakan Data

Karena tujuan penulisan artikel beragam, data biasanya digunakan untuk membuka sebuah artikel yang membahas masalah-masalah yang serius.

Meski begitu, Anda juga tetap menggunakan data dan statistik untuk penulisan artikel lain yang dianggap cocok.

d. Menyusun Alinea Penjelas

Alinea penjelas merupakan bagian inti dari artikel. Untuk memudahkan Anda menentukan apa saja yang ingin dimasukkan ke dalam alinea penjelas, sebaiknya buat outline atau kerangka terlebih dahulu.

Dari kerangka-kerangka itulah Anda bisa lebih mudah mengembangkan tulisan menjadi satu artikel utuh.

e. Mengolah Gaya Tulisan

Artikel dibuat untuk segmen pembaca yang berbeda-beda. Untuk membuat pembaca merasakan apa yang ingin Anda sampaikan, Anda harus melakukan pendekatan bahasa yang sesuai.

Ada beberapa kelompok pembaca artikel secara umum:

  • Pembaca Umum

Pembaca umum adalah pembaca yang (dianggap) tidak memiliki pengetahuan khusus mengenai pokok pembahasan yang akan ditulis di dalam artikel.

Ketika target pembaca Anda adalah pembaca umum, gunakan bahasa standar non teknis yang mudah dipahami.

Buatlah tulisan Anda informatif namun tetap bisa dipahami semua orang dari berbagai bidang.

  • Pembaca yang Memiliki Spesialisasi

Pembaca dengan spesialisasi biasanya memiliki pengetahuan tentang apa yang akan Anda sampaikan.

Artikel tentang trik komputer atau game adalah contoh artikel yang ditujukan bagi pembaca yang memiliki keahlian di bidang tersebut.

  • Pembaca Pemula dan Pembaca Ahli

Dari target pembaca yang memiliki spesialisasi yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda juga harus memilah lagi apakah target Anda adalah mereka yang masih pemula atau justru yang sudah ahli.

Penggunaan bahasa teknis mungkin sebaiknya diminimalisir untuk pembaca pemula.

  • Pembaca dengan Usia Tertentu

Menulis artikel yang ditujukan untuk dibaca oleh anak SMA tentu tidak akan sama ketika Anda menulis untuk anak SD.

Dari segi tata bahasa dan penggunaan istilah-istilah, anak SMA memiliki kemampuan berpikir yang lebih tinggi.

Jika Anda memiliki target pembaca dengan rentang usia tertentu, cobalah untuk mengolah tulisan sesuai dari sudut pandang target Anda.

Selain menulis berdasarkan target pembaca, cara membuat artikel juga harus memerhatikan gaya.

Ada tiga gaya yang banyak digunakan untuk penulisan artikel yakni deskripsi (untuk menjelaskan fakta secara detail dan apa adanya), narasi (menguraikan sebuah peristiwa secara runtut) dan argumentasi (menjelaskan suatu peristiwa beserta sebab akibat yang menjadi latar belakangnya).

f. Eksploitasi Data dan Rujukan

gambar buku yang sedang terbuka dengan pulpen di atasnya, terdapat beberapa buku di depannya juga
pixabay.com

Saat menulis artikel, Anda memerlukan data yang akan mendukung gagasan yang ingin disampaikan.

Data ini bisa berupa kutipan atau referensi dari artikel atau buku. Bisa juga dari situs-situs terpercaya.

Pastikan data dan rujukan yang Anda gunakan bisa dipercaya untuk menghindari kesalahan penyampaian informasi dalam artikel yang ditulis.

g. Alinea Penutup

Dari seluruh uraian yang sudah Anda sampaikan di paragraf-paragraf sebelumnya, buat penjelasan kembali di alinea penutup.

Alinea penutup ini berfungsi untuk menegaskan dan mengonfirmasi pendapat awal yang sudah Anda ajukan.

Di sini Anda juga bisa memberikan kesimpulan sehingga informasi yang sampai ke pembaca menjadi semakin tepat sasaran.

Usahakan untuk tidak menggunakan kalimat yang terdengar memaksakan kehendak.

Biarkan orang lain berpendapat setelah membaca artikel Anda, alih-alih sekadar memaksakan mereka untuk setuju pada apa yang Anda tulis.

h. Mengedit Tulisan

Mengedit tulisan adalah hal yang tidak kalah pentingnya dalam cara membuat artikel yang baik.

Saat menulis, Anda mungkin tidak akan menemukan kesalahan-kesalahan baik itu ejaan, tanda baca hingga konteks kalimat.

Setelah tulisan diendapkan selama beberapa waktu dan Anda membacanya kembali, saat itulah Anda akan menemukan kesalahan-kesalahan.

Ini adalah saat untuk meninjau kembali isi tulisan dan melakukan perbaikan sebelum artikel dipublikasikan ke khalayak.

i. Menyebarkan Artikel

Saat ini ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyebarkan atau menjual tulisan yang sudah Anda buat.

Jika tujuan Anda non komersil, Anda bisa memostingnya di blog pribadi. Anda juga bisa mengirimkan hasil tulisan Anda ke media massa yang menerima kiriman artikel.

Meskipun artikel Anda sudah dikirim dan dimuat, tetap simpan hasil tulisan Anda sebagai portofolio.