Posted on

Cara Riset Kata Kunci Website yang Mudah dan Bisa Dilakukan Siapa Saja

Apa yang perlu dilakukan pertama kali ketika ingin membangun website? Jawabannya tak lain adalah melakukan riset kata kunci atau keyword. Dengan bermodalkan keyword tersebut, Anda dapat melakukan optimasi SEO website, baik optimasi secara on page ataupun off page.

Hanya saja, tidak semua pemilik website, terutama yang pemula, tahu cara melakukan riset keyword. Bahkan, banyak pula yang tidak mengerti apa itu keyword. Definisi kata kunci tidak lain adalah kalimat atau frasa yang digunakan oleh warganet ketika melakukan pencarian pada mesin pencari seperti Google.

Google sebagai mesin pencari terpopuler, memiliki data secara komprehensif terkait kata kunci yang digunakan oleh para netizen. Oleh karena itu, para pemilik website perlu memanfaatkan keyword untuk bisa mendapatkan traffic dari mesin pencari. Hanya saja, semua itu bisa diperoleh ketika Anda tahu cara riset keyword yang tepat.

Cara Melakukan Riset Kata Kunci

Untuk bisa memperoleh kata kunci yang tepat, sebenarnya tidak terlalu sulit. Bahkan, Anda tidak perlu menjadi seorang mastah untuk bisa melakukannya. Apalagi, Google menyediakan tool yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh para pemula. Tool tersebut adalah Google Keyword Planner.

Hanya saja, Anda tidak bisa serta-merta memasukkan kata kunci tertentu pada Keyword Planner dan memilih keyword. Kesalahan yang kerap dilakukan pemula adalah memilih keyword sepi peminat. Sementara itu, mereka yang telah berpengalaman kerap salah hanya karena mengutamakan keyword dengan tingkat pencarian tinggi.

Oleh karena itu, riset keyword tidak sekadar tentang cara menggunakan Keyword Planner. Anda juga perlu memahami cara riset kata kunci yang tepat. Ada 5 tahapan dalam praktiknya, yaitu:

1. Ketahui tentang keyword intent

jenis-jenis keyword intent

Setiap kata kunci punya maksud dan tujuan berbeda. Oleh karena itu, para praktisi digital marketing membagi keyword dalam 4 jenis berdasarkan maksud dan tujuannya, yaitu:

  • Commercial investigation keyword

Keyword yang satu ini merupakan jenis yang punya tingkat persaingan tinggi dan kerap digunakan oleh pemilik toko online. Pencarinya punya keinginan untuk melakukan transaksi pembelian, tetapi masih ingin melakukan riset tentang produk yang mereka minati.

Contoh kata kunci yang termasuk pada kategori ini di antaranya adalah “harga handphone Samsung terbaru di bawah 5 juta”, “tempat kursus Bahasa Inggris terbaik di Surabaya”, “harga kamera dslr murah di bawah 5 juta”, dan sebagainya.

  • Informational intent keyword

Keyword selanjutnya menjadi indikator keinginan mencari informasi tertentu. Contohnya, “cara membuat website”, “nilai tukar rupiah hari ini”, “gejala positif virus corona”, dan lain-lain.

  • Transactional intent keyword

Transactional intent adalah keyword yang menjadi indikator bahwa pencarinya sudah siap melakukan transaksi. Kata kunci jenis ini kerap disertai dengan embel-embel “jual” atau “beli”.

  • Navigational intent keyword

Terakhir adalah keyword navigational. Jenis keyword ini umumnya punya nilai pencarian tinggi tapi tak memberi manfaat. Contoh, “kaskus”, “facebook”, “twitter”, dan sebagainya.

2. Ketahui jenis keyword yang tepat

homepage keywordtool.io

Ketika ingin riset kata kunci, Anda tidak perlu mencarinya satu-persatu. Dengan cara yang tepat, Anda bisa memperoleh keyword utama beserta turunannya dalam jumlah banyak. Untuk melakukannya, Anda dapat mengombinasikan Keywordtool.io dengan Keyword Planner.

Keywordtool.io bisa dipakai untuk mencari keyword turunan dari sebuah kata kunci. Dengan cara ini, Anda bisa memperoleh ratusan kw turunan secara singkat. Copy dan paste kw tersebut ke Notepad. Selanjutnya, masukkan masing-masing kw turunan di Keyword Planner untuk mengetahui tingkat persaingan dan pencariannya.

Saat menggunakan Keyword Planner, jangan lupa untuk mengubah pengaturan bahasa dan negara. Kalau ingin membangun website berbahasa Indonesia, pilih keduanya pada opsi Indonesia.

3. Riset Kata Kunci: Analisis tingkat kesulitan

hasil riset keyword termexplorer

Setiap kw punya tingkat kesulitan berbeda. Agar Anda bisa memperoleh hasil yang maksimal, pilih keyword yang punya angka pencarian tinggi dan tingkat kesulitan relatif rendah. Untuk langkah yang satu ini, ada tool praktis yang bisa dimanfaatkan, yakni TermExplorer.

Hanya saja, tool ini merupakan aplikasi berbayar. Namun, Anda dapat mencobanya secara gratis. Melalui penggunaan Term Explorer, analisis tingkat kesulitan kw dapat dilakukan cukup dalam 3 langkah sederhana.

4. Longtail keyword

riset kata kunci menggunakan ubersuggest

Saat mengincar sebuah keyword, jangan hanya mengandalkan kw bervolume pencarian tinggi. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan daya tahan penggunaan kw tersebut. Solusinya, Anda bisa memanfaatkan longtail keyword.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan longtail keyword. Keywordtool.io adalah salah satu metodenya. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan pencarian terkait yang ada di Google. Sebagai tambahan, ada pula tool lainnya seperti Google Analytics, Ubersuggest, SEMRush, dan sebagainya.

5. Riset Kata Kunci : Menilai Performa

laporan kinerja kata kunci

Terakhir, Anda juga perlu melakukan penilaian terhadap performa kw yang sudah digunakan. Tidak hanya menilai, tetapi ada pula langkah selanjutnya yakni meningkatkan performa kw tersebut. Untuk melakukan hal ini, Anda bisa memanfaatkan Google Analytics yang telah dihubungkan ke Google Webmasters Tool.

Melalui Google Analytics, Anda bisa memperoleh berbagai data penting terkait website. Data-data tersebut mencakup number of visit, pages per visit, bounce rate, average visit duration, serta percent of new visits untuk masing-masing keyword. Lengkap dan praktis.

Dengan data ini, Anda kemudian bisa melakukan penilaian tentang kata kunci yang perlu ditingkatkan performanya. Caranya bisa dilakukan dengan membuat konten baru yang isinya memiliki relevansi tinggi dengan kw.

Nah, itulah panduan lengkap yang bisa Anda lakukan dalam upaya meningkatkan optimasi website dengan riset kata kunci yang tepat. Selamat mencoba.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.