Posted on

9 Cara Meningkatkan Penjualan Kursus Online

Kursus online menjadi tren yang akan terus berkembang di masa mendatang. Oleh karenanya, Anda yang saat ini baru memulai menyediakan kursus atau yang masih belum memiliki rencana pemasaran, jangan dulu pesimis jika belum maksimal melakukan penjualan.

 

Dalam artikel ini, kami ingin membagikan tips terbaik terkait strategi pemasaran yang bisa Anda praktikkan.

1. Membangun Branding yang Kuat

Salah satu upaya untuk mengenalkan kursus Anda ialah melalui media sosial. Berbagilah konten secara konsisten seputar keahlian yang selaras dengan kursus yang Anda tawarkan.

Buatlah konten yang saveable dan shareable terkait pengetahuan atau keahlian yang Anda tawarkan. Hal ini akan membantu Anda mendapatkan audiens baru dan membangun kepercayaan calon pelanggan.

2. Memiliki Nilai Pembeda yang Unik

penjualan kursus online

Kursus online Anda harus memiliki pembeda dengan kursus yang lain. Carilah hal yang unik yang belum ada pada kompetitor. Nilai pembeda inilah yang nantinya akan menjadi program unggulan di kursus Anda.

 

3. Mengadakan Webinar Gratis

penjualan kursus online

Webinar gratis bisa menjadi pengait untuk memperkenalkan kelas berbayar Anda kepada para calon pelanggan.

Di tahap ini Anda harus menciptakan kedekatan dan kepercayaan audiens terlebih dahulu. Maksimalkanlah kesempatan pertama ini untuk mengubah pengunjung menjadi seorang pelanggan.

 

4. Promosikan di Media Sosial

penjualan kursus online

Dalam mempromosikan di media sosial, ada dua cara: berbayar dan secara organik. Jika Anda menggunakan yang berbayar (IG-Ads dan FB-Ads), Anda akan lebih mudah dan cepat menjangkau pasar.

Sementara itu, cara organik memang gratis, tetapi butuh waktu yang tidak instan. Apabila ingin mencoba yang organik, Anda dapat memanfaatkan fitur-fitur di Instagram seperti hashtag.

Terapkann tips ini alam membuat hashtag:

  • Gunakan hashtag yang telah digunakan 100k—200k sebanyak 5 hashtag.
  • Gunakan hashtag yang telah digunakan sekitar 50k—90k sekitar 10
  • Gunakan hashtag yang telah digunakan sekitar 20k—45k sekitar 5 hashtag.
  • Gunakan hashtag yang telah dipakai sekitar 5k—10k sebanyak 5 hashtag.
  • Gunakan hashtag brand Anda sendiri sekitar 2—5

Selain hashtag, Anda bisa mengupayakan promosi organik dengan membuat postingan reels yang mampu menjangkau lebih banyak audiens, termasuk non-followers.

 

5. Memiliki Mitra

penjualan kursus online

Faktanya, kursus online yang bermitra dengan sebuah tempat kerja akan memberikan tingkat kepercayaan dan juga dapat menarik minat dari audiens.

Contohnya, jika Anda memiliki kursus copy editing dan layouting, Anda dapat bermitra dengan sebuah penerbitan yang membuka lowongan kerja sebagai editor ataupun layouter.

 

6. Memiliki Website

penjualan kursus online

Dengan memiliki website, audiens akan lebih percaya terhadap kredibilitas dari kursus online yang Anda jalankan. Website ini juga yang akan memudahkan audiens untuk mendapatkan informasi terkait kursus Anda secara lengkap. Tak hanya itu, website juga bisa menjadi tempat promosi yang sangat baik, karena dapat menjangkau audiens yang lebih besar.

Jika Anda belum memiliki website, Anda dapat menggunakan jasa website terbaik dari Kontenesia.

 

7. Tampilkan Testimoni

penjualan kursus online

Adanya testimoni akan membuat audiens lebih percaya dan merasa butuh juga terhadap keahlian yang Anda ajarkan. Maka, usahakanlah untuk menyediakan format khusus yang berisi testimoni dari para peserta.

Misalnya, seseorang berhasil mendapatkan tawaran pekerjaan setelah mengikuti kursus Anda, atau testimoni berupa hasil portofolio yang diajarkan maupun feedback setelah mengikuti kursus.

 

8. Membuat Program Afiliasi

penjualan kursus online

Afiliasi adalah sebuah program kerja sama antara pemilik kursus dengan alumni peserta. Jika peserta mampu membawa klien baru, ia berhak mendapatkan sebuah referral fee.

Adanya program afiliasi ini tentunya akan sangat membantu Anda dalam mempromosikan kelas. Makin banyak alumni yang membantu proses promosi, peluang Anda untuk mendapatkan calon peserta baru pun akan lebih banyak.

 

9. Sediakan Grup Konseling

penjualan kursus online

Peserta akan lebih senang jika mendapatkan kesempatan konseling setelah berakhirnya kelas. Anda bisa menyediakan grup konseling di Telegram atau WhatsApp yang memungkinkan peserta tetap terhubung dengan pemateri atau mentor.

Maka, penting untuk Anda mencantumkan poin ini di dalam poster kursus Anda sebagai nilai tambah bagi peserta.

Strategi pemasaran yang tepat tentu tak lepas dari peran copywriting yang berkualitas. Maka, buatlah copywriting yang bagus untuk mendapatkan konversi penjualan yang bagus. Untuk itu, kami menyediakan jasa copywriting untuk Anda.

Langkah-langkah di atas dapat Anda terapkan untuk meningkatkan penjualan kursus online Anda. Namun, perlu diingat, pilar utama yang menjadi penentu keberhasilan adalah produk Anda sendiri. Maka, berikanlah usaha terbaik Anda dalam memberikan isi materi terbaik kepada para audiens.

 

 

 

Sumber referensi:

  1. 57 Ways to Market Your Online Course & Increase Sales in 2021 (https://www.thinkific.com/blog/55-proven-marketing-strategies-to-increase-online-course-sales/)
  2. How To Increase Online Course Sales: Effective Tips You Should Try (https://elearningindustry.com/how-increase-online-course-sales-effective-tips-you-should-try)
  3. 11 Effective Ways to Promote Your Online Courses in 2021 (https://thecollegepost.com/promoting-online-courses/)
  4. Top 11 Benefits of Creating a Website for Business (https://jonasmuthoni.com/blog/benefits-of-website-for-business/)
  5. (12 Killer Ideas for How to Market Your Online Course (https://optinmonster.com/how-to-market-your-online-course/)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.