Posted on

7 Teknik Copywriting Jitu yang Mudah dan Menarik

mesin ketik, buku catatan, kacamata, di atas meja kayu

Di era digital seperti saat ini, ada banyak metode yang digunakan untuk mempromosikan sebuah produk. Salah satunya adalah dengan membuat sebuah konten. Secara umum, konten dalam sebuah kampanye pemasaran terbagi menjadi dua, yaitu konten visual dan copy.

Konten visual biasanya berupa ilustrasi, gambar, landing page dan lain sebagainya, sedangkan copy merujuk pada kata atau kalimat yang digunakan sebagai penguat pesan untuk para audience. Inilah mengapa pada berbagai platform digital marketing, dua hal tersebut memiliki peranan yang penting.

Untuk lebih memahami tentang metode pemasaran di era digital, pada tulisan ini kita akan fokus pada aspek copy atau yang biasa dikenal juga dengan istilah copywriting. Inti dari sebuah copywriting adalah tulisan. Tulisan yang dibuat tentu bukan sembarang tulisan.

Seperti metode marketing lainnya tujuan utama tulisan pada sebuah copy adalah untuk meningkatkan penjualan sebuah produk. Mungkin ini alasannya mengapa ada banyak sekali teknik copywriting yang bisa diterapkan untuk mendapatkan hasil maksimal.

1. Memahami Audience Sasaran

cara mencari target audience

Untuk meghasilkan sebuah copywriting yang efektif dan tepat sasaran, teknik pertama yang harus dilakukan adalah menjalankan riset. Karena sebagai seorang copywriter kita harus tahu dan memahami bagaimana tipe audience sasaran sebelum membuat copy suatu produk.

Dari riset tersebut, biasanya kita bisa menyusun sebuah copy yang tepat sesuai dengan pemahaman, latar belakang, dan kebutuhan audience sasaran sehingga mereka tertarik untuk menggunakan produk yang dipromosikan. Dengan teknik ini pula kita bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan jangkauan lebih luas lagi.

2. Membuat headline yang menarik dan masuk akal

teknik copywriting - 10 kata untuk headline

Manusia pada dasarnya adalah mahluk visual, inilah mengapa banyak sekali iklan yang mengandalkan media berupa gambar dengan warna yang mencolok untuk membuat sebuah promosi tampak menarik. Nah, agar sebuah iklan berbentuk copywriting menarik, dibutuhkan headline yang cukup mencolok.

Sebab jika sebuah iklan hanya berupa tulisan, orang akan fokus pada bagian tertentu yang mereka anggap penting saja. Satu atau dua baris mungkin akan tersampaikan secara baik, tapi sayangnya tidak ada jaminan semua audience mau membaca seluruh isi konten.

Di sinilah fungsi utama headline yang tidak hanya harus menarik tetapi juga mampu membuat pembaca terikat dan mau melihat keseluruhan isi konten tanpa merasa bosan. Untuk mencapai itu semua, setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan saat membuat sebuah headline, yaitu:

  • Headline harus menarik perhatian
  • Menggunakan keyword yang tepat
  • Relevan dengan isi konten

Dengan formulasi tepat, tujuan utama teknik copywriting ini pun dapat dicapai, yaitu membuat pembaca tertarik untuk membeli produk yang dipromosikan.

3. Perkuat Paragraf Pertama

pentingnya keyword di paragraf pertama

Setelah membaca headline, bagian selanjutnya yang akan dilihat oleh audience adalah paragraf pertama. Agar pembaca tertarik untuk membaca sebuah copywriting sampai selesai, manfaatkan paragraf utama dan lengkapi dengan unsur-unsur yang mengikat audience, seperti:

  • Kalimat empati yang dapat membuat pembaca merasa bahwa penulis copywriting mampu membantu mereka menyelesaikan suatu masalah bersama
  • Munculkan konflik yang membuat pembaca tertarik
  • Terdapat kalimat yang memperkuat topik utama pada headline

4. Perkuat Branding dengan Ciri Khas Tertentu

Setiap produk pasti memiliki ciri khas masing-masing, dalam dunia marketing hal semacam ini dikenal dengan unique selling point (USP). Saat membuat sebuah copywriting, USP dapat diandalkan dan menjadi poin utama yang dapat membuat audience tertarik.

Jadi, tonjolkanlah ciri khas tertentu dari sebuah produk agar nilai branding-nya lebih besar dibanding produk serupa. Pastikan untuk menggunakan gaya, pemilihan kata, dan value yang tepat dalam copywriting termasuk korelasinya dengan audience sasaran supaya dapat mencapai target yang diinginkan.

5. Menyederhanakan Konten

Tujuan dari teknik copywriting ini bukan untuk mengurangi kualitas konten dan menghilangkan unsur penting di dalamnya. Tujuan dari penyederhanaan konten adalah untuk memudahkan pembaca dalam menyerap informasi dan mengetahui manfaat dari konten yang dibaca.

Selain menyederhanakan konten dan menonjolkan topik utama, memecah tulisan menjadi beberapa poin penting juga dapat membuat sebuah copywriting lebih efektif selama value tulisan tetap dijaga.

6. Fokus Pada Keuntungan

Untuk membuat sebuah copywriting yang berdampak besar, penulis harus menekankan manfaat suatu produk daripada fiturnya. Sebab biasanya, pembaca yang melihat sebuah copy sedang mencari tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Inilah mengapa daripada tulisan berfokus pada hal-hal lain, pilih satu atau dua keuntungan yang didapatkan jika audience mau membeli produk yang dipromosikan. Tonjolkan setiap manfaat yang ada bahkan kalau perlu, ubah fitur yang ditawarkan menjadi benefit sehingga pembaca tertarik untuk melakukan pembelian dan melakukan sebuah aksi yang menjadi tujuan utama copywriter.

7. Ajak Audience Melakukan Tindakan Tertentu

Sebuah konten disebut efektif apabila mampu memunculkan respon atau tindakan tertentu dari pembacanya. Jadi apabila sebuah copywriting hanya mampu membuat pembaca tertarik tetapi tidak melakukan sesuatu, maka bisa dibilang konten tersebut tidak memiliki kualitas sebagai sebuah copy.

Inilah mengapa pada sebuah konten dibutuhkan kalimat yang mengandung call to action (CTA). Tujuan utama kalimat ini tentu saja untuk memunculkan respon dari audience agar melakukan tindakan tertentu sehingga pada akhirnya, tujuan utama sebuah copy dapat tercapai.

Nah, itulah 7 teknik copywriting yang bisa kita terapkan agar tulisan kita tidak hanya kreatif dan menarik tetapi juga mampu menjual produk yang dipromosikan secara efektif. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.