Posted on

5 Tips Membuat YouTube Chanel agar Cepat Berkembang

tips membuat youtube chanel agar berkembang

Saat ini, kita hidup di zaman teknologi yang serba digital. Konsep serba digital menciptakan banyak pekerjaan-pekerjaan yang dulunya tidak pernah terpikirkan. Sebut saja menjadi YouTuber dengan pengikut ratusan ribu bahkan jutaan. Saat ini, profesi tersebut dinilai sebagai suatu pekerjaan yang memiliki popularitas cukup tinggi dengan pendapatan fantastis.

Jika kamu adalah salah satu yang juga ingin menjadi seorang YouTuber, hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah cara membuat chanel YouTube. Tidak kalah penting, kamu juga harus tahu cara mempromosikan chanel YouTube agar cepat berkembang. Lebih lanjut, berikut merupakan beberapa tips untuk kamu yang sedang membangun YouTube chanel.

1. Menentukan topik yang kamu suka dan kuasai

youtuber

Sebelum benar-benar memutuskan untuk membuat YouTube chanel, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan topik khusus yang akan kamu bahas dalam video-video yang akan dibuat. Sebaiknya, pemilihan topik dilakukan sesuai dengan apa yang kamu kuasai. Minimal, kamu punya ketertarikan terhadap topik tersebut agar nantinya kamu terus memiliki semangat untuk mencari tahu tentang informasinya.

Kamu bebas memilih topik apa pun karena semua konten memiliki pasarnya masing-masing. Jika kamu adalah seorang yang memiliki antusias yang tinggi dalam dunia kecantikan dan fashion, pilih topik mengenai perawatan wajah, tips padu padan pakaian, tutorial make up, dan segala hal yang berhubungan dengannya.

Jika kamu adalah orang yang memiliki hobi kuliner, pilih topik yang tidak jauh dari makanan. Misalnya, dengan menjadi seorang food vlogger yang me-review setiap rumah makan di kotamu. Tertarik dengan dunia fitness? Kamu bisa mengikuti jejak Sabrina Chairunnisa, seorang YouTuber sukses yang membahas tentang olahraga, diet, dan kesehatan tubuh dalam chanel-nya.

2. Konsisten dalam mengunggah video

youtuber

Konsistensi adalah kunci utama untuk mencapai keberhasilan. Layaknya atlet yang membutuhkan waktu latihan yang tidak sebentar, begitu pun kamu jika ingin menjadi YouTuber yang andal.

Tentunya, jangan hanya mengunggah video dan membiarkannya begitu saja. Namun, kamu perlu menonton ulang video tersebut dan mengevaluasi diri sendiri: kekurangan apa saja yang terdapat dalam video, apakah cara penyampaiannya yang masih terdengar berbelit, kualitas audionya kurang terdengar jelas, maupun tampilan visualnya yang terlihat kurang pro.

Jangan lupa untuk membaca kolom komentar. Perhatikan jika terdapat kritik yang membangun, dan abaikan jika menemukan hate speech dari viewers. Orang bebas berkomentar apa pun, tetapi langkahmu tidak boleh berhenti hanya karena omongan orang.

Konsistensi dalam mengunggah video juga membuktikan bahwa YouTube chanel yang kamu punya aktif. Hal ini akan memengaruhi algoritma dan memperbesar peluang YouTube dalam merekomendasikan videomu.

3. Meningkatkan engagement dengan memperhatikan kualitas konten

Engagement adalah istilah untuk menyebutkan aktivitas audiens atau viewers, yang meliputi jumlah like, komentar, subscribe, dan share. Makin tinggi aktivitas viewers dalam sebuah video, makin tinggi juga engagement-nya. Hal ini tentu akan membuat algoritma YouTube untuk merekomendasikan videomu dalam beranda, maupun meletakkan video hasil unggahanmu pada peringkat atas saat orang sedang melakukan pencarian. Makin tinggi peringkat videomu dalam urutan pencarian, makin besar peluangmu untuk mendapatkan banyak viewers.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan engagement tinggi adalah dengan menjaga kualitas konten. Jika video yang kamu unggah berisi informasi yang menarik, bermanfaat bagi penonton, dan menjawab keingintahuan mereka, maka kamu akan mendapatkan feedback yang bagus.

Orang akan menonton videomu sampai akhir, memberikan like, menambahkan komentar positif, dan tidak segan-segan membagikan ke teman-temannya. Sebaliknya, jika kualitas kontenmu rendah dan tidak memuat informasi yang dibutuhkan penonton, maka mereka tidak akan menonton videomu sampai akhir sehingga menurunkan nilai engagement.

4. Membangun interaksi dengan viewers

youtuber

Ingatlah bahwa semua pengguna dan penonton YouTube adalah manusia, bukan robot. Jadi, bicaralah seperti saat kamu sedang berkomunikasi dengan orang-orang di dunia nyata. Dengan begitu, viewers akan merasa lebih dekat sehingga akan lebih memperhatikan informasi apa yang kamu sampaikan.

Jangan lupa juga untuk meminta mereka mendukung YouTube chanel-mu dengan menekan tombol like dan subscribe serta meninggalkan tulisan di kolom komentar. Jika memiliki waktu luang, kamu juga bisa membalas komentar di kolom yang tersedia.

5. Membuat deskripsi video yang menarik

youtuber

Tips terakhir yang tak kalah penting adalah dengan membuat deskripsi video yang menarik, informatif, dan mudah dipahami. Ketika kita akan menonton sebuah video, terlebih yang memiliki durasi panjang, hal yang biasanya akan dilihat pertama kali adalah pada bagian deskripsi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sekilas gambaran tentang apa yang ada di dalam video.

Penulisan deskripsi yang tepat akan sangat membantu meningkatkan jumlah views. Pasalnya, kata kunci yang tepat dalam kolom deskripsi akan dapat memperbesar peluang videomu direkomendasikan oleh YouTube. Bisa dibilang, penulisan deskripsi merupakan salah satu cara untuk mempromosikan YouTube chanel. Oleh karena itu, tulisan yang dibuat dalam kolom deskripsi sebaiknya mengacu pada aturan SEO untuk mengoptimalkan mesin pencarian.

Namun, kamu tidak perlu khawatir lagi. Kontenesia, jasa penulis artikel SEO profesional, kini hadir untuk membantumu mengoptimalkan fungsi kolom deskripsi untuk Youtube chanel yang sedang kamu bangun. Dengan bantuan para penulis profesional yang berpengalaman di bidangnya, kami siap membantumu untuk menjadi YouTuber sukses dengan menyediakan tulisan-tulisan yang dapat menaikkan engangement dan kredibilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.