Posted on

12 Cara Membuat Iklan Efektif dan Menarik, Coba Yuk!

cara membuat iklan

Bagaimana cara membuat iklan efektif, menarik, dan sukses?

Para pemilik bisnis kerap melontarkan pertanyaan tersebut. Harus diakui, membuat iklan bukan perkara mudah. Ada banyak faktor yang perlu Anda pertimbangkan dan lakukan sampai sebuah iklan layak tayang di publik.

Sebuah iklan disebut efektif dan menarik jika mampu memberi dampak bisnis alias menguntungkan. Bukan hanya dari segi penjualan saja, tetapi bagaimana iklan itu sukses mencapai objektif pemasaran brand Anda. Misalnya, meningkatkan brand awareness publik atas bisnis Anda.

Namun, hal terpenting dari sebuah iklan adalah apakah banyak orang mengetahui dan menyadari iklan tersebut. Selain menonjol dibandingkan iklan lain, konten dan media yang ditampilkan mampu menarik perhatian sehingga orang mau terlibat (engage) dalam iklan itu.

Mengapa demikian? Di era digital seperti sekarang orang bebas memilih apakah ia mau engage atau mengabaikan suatu iklan. Saat menonton video YouTube saja, berapa kali Anda menekan “skip ads” daripada menonton satu iklan utuh? Kecuali, iklan itu tampil menarik.

Itulah sebabnya, mengandalkan jasa perusahaan advertising jadi solusi tepat. Namun, sebagai pemilik bisnis, Anda tetap perlu tahu bagaimana cara membuat iklan yang menarik. Yuk, simak 12 cara yang bisa Anda coba.

1. Tentukan apa yang membuat bisnis Anda berbeda

Berapa banyak iklan yang Anda lihat setiap hari? Apa pun media yang Anda lihat, ada jutaan iklan beredar di berbagai kanal, mulai dari televisi, media cetak, hingga media sosial. Inilah persaingan yang akan Anda hadapi saat memutuskan untuk mengiklankan produk.

Maka, penting untuk mengetahui apa sih yang membuat bisnis Anda berbeda dari para kompetitor. Dalam dunia pemasaran, inilah yang disebut Unique Selling Proposition (USP). Iklan yang Anda buat harus bisa mengajak audiens membeli produk karena suatu manfaat tertentu.

Coba tanyakan ini pada diri sendiri dan tim Anda: apa yang membuat produk Anda berbeda dan unik? Apa yang bisa Anda tawarkan pada konsumen yang belum ditawarkan atau dipromosikan oleh produk lain?

Begitu Anda tahu apa USP yang ingin dipromosikan, baru lakukan langkah atau cara membuat iklan selanjutnya.

2. Tambahkan gambar menarik

Sebagai makhluk visual, kehadiran gambar dan warna akan memberi tampilan menarik pada iklan Anda, baik digital maupun konvensional. Supaya efek iklan Anda cukup efektif, pastikan sudah memakai gambar yang tepat. Dengan kata lain, gambar itu mampu merepresentasikan citra produk dan brand bisnis Anda dengan baik.

Alasan itu menjawab mengapa banyak perusahaan mau menginvestasikan sejumlah dana demi membuat gambar yang tepat. Bagaimanapun gambar yang sesuai dapat membuat citra produk melekat di benak publik. Akhirnya, minat calon pembeli pun meningkat.

Tidak yakin Anda bisa memilih gambar yang tepat untuk iklan? Gunakan jasa iklan Facebook atau perusahaan periklanan yang sesuai. Hati-hati jangan sampai mengambil gambar yang tersebar di internet. Sebagian besar gambar tersebut punya hak cipta. Bahkan, bisa jadi gambar itu sudah dipakai untuk mengiklankan produk lain.

Jadi, sebisa mungkin Anda menggunakan gambar orisinal dan menarik. Kedua faktor ini melambangkan bagaimana kualitas iklan Anda.

3. Tumbuhkan rasa penasaran konsumen

Dengan menambahkan gambar yang tepat, Anda sudah berhasil menarik perhatian konsumen selama beberapa detik. Lanjutnya dengan menumbuhkan rasa penasaran mereka sehingga mengarahkan mereka untuk klik atau melihat iklan yang dipasang.

Apa yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan hal ini? Coba tambahkan kalimat copy yang personal dan menyentuh sisi emosional mereka. Contoh, pakai kalimat seperti, “Hilangkan rasa lelah Anda,” atau “Ingin penghasilan tambahan di rumah?” Ketika kalimat itu memantik rasa penasaran, mereka akan menyimak iklan Anda secara mendalam.

4. Tarik perhatian dengan headline yang powerful

Melihat sesuatu sekilas dan cepat, itu jadi kebiasaan orang-orang masa kini. Derasnya arus informasi dari berbagai media yang dilihat sehari-hari menciptakan kecenderungan demikian. Mustahil kan Anda membaca semua satu per satu? Maka, membuat iklan Anda menarik perhatian jadi kunci terpenting.

Bahkan, Forbes pernah melaporkan hal ini terkait Google sang mesin pencari. Sekarang orang hanya butuh 8-9 detik untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan. Sebanyak 80% orang merasa headline saja cukup menjawab pertanyaan mereka.

Menempatkan sebuah headline secara efektif jadi jurus jitu untuk menggaet lebih banyak calon konsumen. Buat headline itu berbicara dengan kuat sehingga menggaet orang untuk mampir, mengenal, dan menyimak iklan Anda. Oleh karena itu, penting untuk memahami siapa target yang ingin Anda raih dan apa yang bisa membuat mereka tertarik.

Sebuah headline efektif dapat tampil dalam berbagai rupa. Mulai dari headline yang informatif, provokatif, lucu, menonjolkan manfaat, hingga mengusung perspektif negatif. Namun, headline yang powerful ini punya satu kesamaan, yaitu mendorong konsumen untuk tahu lebih banyak.

5. Beri penawaran menggoda yang sulit ditolak

Siapa yang tidak suka penawaran menggoda? Coba buat penawaran menarik yang mampu menggaet audiens untuk melirik dan mengenal produk Anda. Misalnya, harga termurah, coba gratis, gratis ongkos kirim, atau paket bundel lainnya.

Namun, pastikan Anda mengiklankannya juga dengan efektif. Ketika orang melihat penawaran menggiurkan yang Anda sajikan, mereka cenderung susah untuk melewatkannya begitu saja. Jadi, pakai kalimat yang kuat, seperti “Penawaran Terbatas!”  atau “Flash Sale Hari Ini Saja!”

6. Bicara soal manfaat

Menjual produk atau layanan bukan hanya menguraikan satu per satu fitur yang dipunya. Deskripsi produk berikut fitur memang penting diketahui, tetapi memaparkan manfaat untuk pelanggan jauh lebih penting. Ingat bahwa produk atau layanan Anda menawarkan solusi atas permasalahan yang dihadapi calon pembeli.

Ini yang perlu Anda lakukan. Pertama, buat daftar semua produk atau layanan yang bisa Anda tawarkan kepada calon pembeli. Kedua, buat daftar fitur apa saja yang dimiliki produk-produk tersebut. Terakhir, pikirkan dan catat apa saja manfaat yang dapat dinikmati pembeli jika membeli produk Anda.

Contoh, Anda menyediakan layanan penulisan konten website. Layanan upload artikel lengkap dengan gambar jadi salah satu fitur yang Anda tawarkan. Maka, manfaat yang akan dirasakan klien adalah mereka bisa hemat waktu dan tenaga dengan menugaskan penulisan konten pada Anda. Mereka pun bisa lebih fokus pada pengembangan aspek bisnis lainnya.

7. Ceritakan dalam bentuk advertorial

Advertorial adalah iklan yang tampil dalam format editorial alias artikel berita. Bagaimana cara membuat iklan ini bisa efektif untuk bisnis Anda? Begini penjelasan singkatnya.

Ada kecenderungan orang lebih tertarik membaca artikel berita daripada menyimak iklan. Pasalnya, tak semua orang bisa langsung mendapat informasi atau manfaat dari sebuah iklan. Membuat iklan efektif yang langsung menarik perhatian sekaligus informatif jelas tidak mudah. Namun, advertorial bisa memfasilitasi itu semua.

Iklan tipe ini mendorong pembaca untuk mengenal lebih dalam bisnis dan produk Anda lewat informasi yang lebih mendalam. Mereka akan membacanya begitu menyadari bahwa ini bukan sekadar iklan biasa, tetapi artikel ini punya solusi yang bisa membantu permasalahan mereka. Contoh advertorial antara lain membahas tips dan trik, manfaat produk, maupun informasi lain yang relevan dengan produk dan layanan bisnis Anda.

8. Cantumkan CTA

Pemaparan produk atau layanan tanpa menutupnya dengan kalimat ajakan atau call to action tidaklah cukup. Kalimat CTA dapat menggugah calon konsumen untuk klik iklan, memesan produk, atau menggunakan layanan yang Anda tawarkan.

Biasanya kalimat CTA akan ditambahkan pada bagian akhir iklan. Tujuannya untuk mengajak konsumen mengetahui keunggulan produk atau layanan secara detail dengan cara klik tautan tertentu. Oleh karena itu, disarankan untuk memakai kalimat ajakan yang singkat, padat, tetapi menarik supaya bisa menciptakan efek CTA secara optimal.

Beberapa contoh yang bisa Anda pakai antara lain, “Penasaran? Klik di sini!”, atau “Yuk gabung sekarang!”, atau “Masih ragu? Ayo kunjungi web kami sekarang!” dan lain sebagainya. Kalau Anda tidak yakin membuatnya sendiri, gunakan jasa penulis artikel untuk membuat copywriting dan kalimat CTA yang efektif.

9. Buat agar tampak mendesak atau urgen

Mengapa harus menunda nanti jika Anda bisa melakukannya sekarang?

Ya, Anda pasti tidak ingin orang hanya selintas lalu melihat iklan yang ditampilkan. Kadang iklan tertentu membuat orang berpikir, “Oh, saya belum butuh beli ini sekarang, mungkin lain kali.” Nah, tugas Anda adalah bagaimana bisa memperoleh cara membuat iklan yang mendorong konsumen beraksi sekarang.

Buatlah iklan ini tampak mendesak atau urgen dengan berbagai cara. Contoh, buat penawaran menggiurkan dengan batasan waktu tertentu. Jika orang tahu mereka hanya punya waktu terbatas untuk mengambil tawaran tersebut, konsumen cenderung beraksi sekarang. Asumsinya, belum tentu penawaran menggoda itu datang dua kali.

Dengan begitu, konsumen terbujuk untuk melakukan pembelian sekarang alih-alih menunggu penawaran berikutnya.

10. Pilih platform yang tepat

Apakah iklan di televisi lebih efektif dibandingkan media lain? Tidak selalu karena tergantung pada target konsumen produk dan layanan Anda. Apalagi, tiap pelaku bisnis punya karakter berbeda. Di sinilah pentingnya melakukan survei dan riset pasar. Berdasarkan hasil tersebut, Anda bisa menentukan mana platform yang tepat untuk beriklan.

Era digital seperti sekarang pun mengubah pola pemasaran dalam berbisnis. Alih-alih membuat iklan televisi yang berbiaya besar, beriklan di media sosial dipandang cukup efektif sekaligus mampu menarik minat banyak kalangan. Sebut saja, platform Facebook Ads.

Media sosial jadi platform efektif karena memiliki jangkauan luas dan bisa diakses semua kalangan tanpa terkecuali. Bahkan, tidak ada batasan usia, jenis kelamin, bahasa, maupun bangsa. Jangan ragu untuk beriklan di media sosial demi memaksimalkan upaya pemasaran produk atau layanan Anda.

11. Gunakan testimonial

Membangun kepercayaan atas bisnis Anda jadi bagian penting dalam cara membuat iklan yang menarik dan efektif. Ingat bahwa orang memikirkan banyak hal sebelum memutuskan membeli atau menggunakan sesuatu. Tak jarang mereka memakai referensi atau rekomendasi dari internet untuk menguatkan pertimbangan atas suatu hal.

Maka, membangun kredibilitas bisnis Anda lewat produk dan layanan terbaik jadi isu sendiri dalam berbisnis. Dengan begitu Anda akan meyakinkan konsumen bahwa perusahaan Anda adalah pilihan tepat. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menampilkan testimoni dari mereka yang pernah membeli dan merasa puas akan produk Anda.

Terlebih lagi, zaman sekarang orang begitu mengandalkan review dari para pembeli atau pengguna jasa saat mereka ingin belanja produk atau memakai layanan baru. Mereka cenderung mempercayai apa kata konsumen lain dan ingin tahu apa yang orang lain katakan tentang produk Anda. Dengan melihat konsumen lain senang memakai produk Anda, calon konsumen pun akan tergoda untuk mencoba produk serupa.

12. Lengkapi informasi kontak yang sesuai

Beriklan tetapi lupa mencantumkan informasi kontak? Atau tidak memberi link di mana calon konsumen bisa mengakses informasi lebih detail?

Ini akan menjadikan iklan Anda tidak efektif. Banyak iklan yang tidak mencantumkan informasi kontak di mana mereka harus membeli. Kecuali produk atau layanan Anda sudah memiliki branding yang kuat, jangan lewati cara membuat iklan satu ini. Lagipula, semua orang tahu di mana harus membeli sebotol Coca Cola. Namun, apakah konsumen tahu di mana harus membeli es kopi susu dingin racikan kafe Anda?

Jadi, cantumkan informasi atau link dari iklan menuju web maupun media sosial bisnis Anda. Cara ini terbilang efektif karena beberapa alasan.

Pertama, jika calon konsumen mengecek web atau media sosial dan terkesan dengannya, Anda punya peluang untuk menjadikan mereka pembeli yang serius. Kedua, Anda pun bisa melacak sejauh mana performa iklan tersebut, mulai dari seberapa efektif iklan ini menjangkau target konsumen, hingga berapa banyak dari tindakan konsumen yang terkonversi menjadi penjualan. Dengan demikian, Anda bisa mempelajari efektivitas kampanye iklan tersebut. Ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk iklan Anda selanjutnya.

 

Demikian 12 cara membuat iklan menarik yang dapat Anda praktikkan. Praktikkan cara-cara tersebut untuk mengubah iklan Anda menjadi lebih efektif sehingga bisa menarik lebih banyak calon konsumen dan mengubah mereka menjadi pelanggan Anda. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.